Indonesia Berduka, Didi Kempot Meninggal Dunia

Didi Kempot saat konser hari jadi Kabupaten Purbalingga | Foto: Pemkab Purbalingga

[5/5] Kabar duka datang dari jagat hiburan Indonesia. Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5) pagi tadi. Penyanyi kondang berjulukan “Godfather of Broken Heart” ini meninggal dunia di RS Kasih Ibu pada pukul 07.45 pagi tadi.

Kepergian Didi Kempot sontak meninggalkan luka yang mendalam bagi kita semua. Tidak hanya di dunia hiburan saja, tetapi juga di dunia kereta api. Seperti dikutip dari Tempo pada tahun 2017 lalu, Beliau ditunjuk menjadi duta kereta api oleh PT KAI dengan alasan ketenaran Beliau di kalangan masyarakat, sehingga dapat dengan baik mempromosikan layanan dan kebijakan PT KAI. Penyanyi tembang Stasiun Balapan ini juga mengakui dekat dengan dunia kereta karena namanya dibesarkan oleh stasiun tersebut. Beliau juga kala itu menganggap dunia kereta api sudah lebih baik, dengan menyamakan Stasiun Solo Balapan seperti hotel.

Para penggemar kereta api atau railfans pun juga mengungkapkan rasa duka cita mereka. Seperti Forum Pengguna dan Pencinta Kereta Api (FPPKA). Dilansir dari Detik, disebutkan oleh ketua FPPKA Pandu Aji Prakoso kepergian Didi Kempot menjadi duka yang mendalam bagi penggemar kereta api, dan juga penggemar Beliau yang dikenal sebagai Sobat Ambyar. Ia juga menyebutkan Didi Kempot telah banyak berjasa selama didapuk sebagai duta kereta api. Salah satunya dengan mempromosikan kereta api kepada masyarakat luas. Selain itu Didi Kempot dinilai sangat diterima luas oleh masyarakat, sehingga apapun yang Beliau lakukan meski kecil menjadi sangat siginfikan.

Saat ini Didi Kempot telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Majasem, Ngawi pada sore tadi. Selamat jalan Didi Kempot, patah hati kami semua… (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: