Berita KAIndonesia

Russia Mundur dari Proyek Jalur KA Kalimantan

[30/6] Berita yang (tidak) mengejutkan datang dari Pulau Kalimantan. Pemerintah Russia menyatakan mundur dari proyek jalur KA Kalimantan. Hal tersebut disampaikan perwakilan Pemerintah Russia kepada Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dalam kunjungan ke Balikpapan pada pekan lalu.

Seperti dilansir dari ProKal, tidak adanya jaminan investasi menjadi alasan Negeri Beruang Merah mundur dari proyek ini, mengingat rencananya jalur KA Kalimantan ini hanya diperuntukan untuk mengangkut batubara saja sehingga akan sulit bagi investor untuk balik modal.

Meskipun demikian Isran mengatakan saat ini ada beberapa pihak yang tertarik dengan proyek jalur ini pasca ditinggal Russia. Namun Isran belum menjelaskan secara detail siapa dan dari mana investor tersebut berasal. Jalurnya pun tidak hanya dipakai untuk angkutan batubara saja melainkan untuk barang lainnya dan penumpang.

Sedangkan untuk proyek Jalur Trans Kalimantan sendiri akan tetap berlanjut dengan pendanaan berasal dari skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Selain itu pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan Jalur KA Balikpapan – Samarinda untuk menunjang keberadaan ibukota baru.

Sebelumnya pada 19 November 2015, Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jalur KA Trans Kalimantan di Kawasan Industri Buluminung, Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur dengan investor perusahaan kereta api Russia, RZD, melalui anak usahanya di Indonesia, PT KA Borneo. Namun setelah 5 tahun berlalu nyaris tak ada perkembangan dari proyek ini.(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


One thought on “Russia Mundur dari Proyek Jalur KA Kalimantan

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×