Mulai 3 Agustus, MRT Jakarta Ubah Jam Operasional

Ilustrasi MRT Jakarta

[2/8] Sehubungan adanya perpanjangan PSBB transisi dan pemberlakuan kebijakan ganjil-genap oleh Pemerintah DKI Jakarta, pihak MRT Jakarta melakukan perubahan pada jam operasional mereka.

Dilansir dari rilis pers MRT Jakarta, Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta, Muhammad Effendi mengatakan jam operasional MRT akan diperpanjang. Pihaknya juga memastikan pelaksanaan protokol kesehatan dapat dilaksanakan dengan baik.

Seperti dikutip dari Instagram resmi MRT Jakarta, jam operasional hari kerja (Senin-Jumat) adalah 05.00-22.00, dengan headway 5 menit sekali untuk jam sibuk (07.00-09.00 dan 17.00-19.00) dan 10 menit sekali di luar jam sibuk. Sedang jam operasional akhir pekan (Sabtu dan Minggu) adalah 06.00-20.00, dengan headway 20 menit sekali

Jam operasional ini lebih panjang dari yang sebelumnya yaitu 05.00-21.00 pada hari kerja. Namun jam operasional pada akhir pekan masih sama dengan sebelumnya. Selain itu juga diterapkan pembatasan penumpang hanya 62-67 orang per kereta, atau 390 orang per rangkaian.

Pihak MRT Jakarta selama ini telah menerapkan pelaksanaan protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, mewajibkan pemakaian masker, jaga jarak, dan tidak berbicara di kereta atau stasiun. Selain itu pembersihan terhadap stasiun dan rangkaian kereta juga selalu dilakukan. (RED/IHF)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: