Tokyo Metro Perlihatkan Rangkaian KRL Seri 17000

Rangkaian Tokyo Metro seri 17000 set 17001 yang diperlihatkan kepada publik pada Selasa | Trafficnews
Rangkaian Tokyo Metro seri 17000 set 17001 yang diperlihatkan kepada publik pada Selasa | Foto: Trafficnews

[12/8] Setelah cukup lama tidak mendapatkan rangkaian baru, penumpang di Jalur Tokyo Metro Yurakucho/Fukutoshin kini bisa merasakan rangkaian kereta baru. Pada hari Selasa (11/8) Tokyo Metro memperlihatkan rangkaian pertama seri 17000 dengan nomor seri 17001 kepada publik.

Desain muka kereta terlihat seperti perpaduan antara seri 16000, 13000, dan 15000. Bentuk muka kereta terlihat seperti seri 13000 namun lebih cembung seperti seri 16000 dan memiliki lampu seperti seri 15000. Striping garis berwarna oranye dan kuning memanjang di bodi kereta yang menjadi ciri khas Jalur Tokyo Metro Yurakucho dan Fukutoshin.

Desain interior kereta hampir mirip dengan Tokyo Metro 13000. Hanya bedanya sandaran yang membatasi bangku dengan pintu kereta sepenuhnya menggunakan kaca. Selain itu jika pada Tokyo Metro 13000 menggunakan tiga display LCD di pintu, pada Tokyo Metro 17000 hanya menggunakan dua.

Bangku kereta diberi warna kuning-hitam menyesuaikan dengan eksterior kereta. Pegangan kereta diberi warna merah serta tersedia ruang kursi roda di pojok kereta.

Tampak interior seri 17000 | Foto: Trafficnews
Tampak interior seri 17000 | Foto: Trafficnews

Tokyo Metro 17000 sendiri rencananya akan beroperasi menggantikan seri 7000 yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun. Seperti dilansir dari Trafficnews, ada sejumlah fitur yang membuat seri 17000 cocok menjadi pengganti seri 7000.

Tinggi lantai seri 17000 lebih ceper yakni 1.140 mm dibandingkan seri 7000 yang memiliki tinggi lantai 1.200 mm. Selain itu lantai di luar pintu dibuat sedikit menanjak untuk mempermudah kursi roda memasuki kereta. Ada fitur baru yang dipasang pada rangkaian Tokyo Metro 17000 yakni sistem yang bernama Train Information and Monitoring Analysis (TIMA).

Sistem TIMA memungkinkan pusat kendali dan dipo untuk memonitor komponen yang bekerja sehingga ketika terjadi gangguan dapat langsung ditangani pada saat itu juga. Selain itu, TIMA juga memungkinkan kereta berhenti secara otomatis saat akan anjlok.

Tokyo Metro 17000 rencananya akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2020 bertepatan dengan perayaan 15 tahun beroperasinya Jalur Fukutoshin dan 50 tahun beroperasinya Jalur Yurakucho. Rencananya sebanyak 180 unit kereta akan diproduksi hingga tahun 2022 mendatang.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: