KRL Seri 205 Rangkaian SLO9 Dikirim ke Daop 6 Yogyakarta

krl seri 205 rangkaian slo9 di jalur 1 depok
Lokomotif CC2019217 penarik KRL seri 205 rangkaian SLO9 sedang bersedia di jalur 1 Stasiun Depok | Foto: Rakha Harbahlawan

[30/10] Satu rangkaian KRL seri 205 eks JR East Jalur Musashino yaitu rangkaian SLO9 (eks KeYo M23) dikirim ke Daop 6 Yogyakarta hari ini (30/10). Rangkaian ini menyusul dua rangkaian KRL KfW yang sebelumnya sudah dikirimkan ke wilayah Daop 6 Yogyakarta dari Jakarta dan Madiun pada beberapa hari yang lalu.

Rangkaian yang memiliki formasi asli 8 kereta ini telah diperpendek menjadi 4 kereta per rangkaian. Keempat kereta tengahnya dipindahkan ke rangkaian rangkaian eks KeYo M6 yang menjadi rangkaian formasi 12 kereta.

Berbeda dengan KRL KfW yang dikirimkan dari Manggarai, rangkaian SLO9 dikirimkan dari Dipo KRL Depok. Rangkaian diberangkatkan pada pukul 23:40 WIB dari Stasiun Depok menuju Stasiun Srowot, melewati Stasiun Kampung Bandan-Semarang Poncol-Solo Balapan.

Satu rangkaian lainnya yaitu SLO32 (eks KeYo M22) juga akan dikirim menuju wilayah Daop 6 Yogyakarta pada beberapa hari ke depan. Rangkaian ini juga telah diperpendek menjadi 4 kereta, dengan 4 kereta yang dilepas dari rangkaian digabungkan ke rangkaian BUD14 yang menjadi rangkaian 12 kereta.

Tampak samping KRL seri 205 rangkaian SLO9 saat di jalur 1 Stasiun Depok
Tampak samping KRL seri 205 rangkaian SLO9 saat di jalur 1 Stasiun Depok

Informasi yang beredar di lini masa tentang alokasi KRL seri 205 di wilayah Daop 6 Yogyakarta cukup simpang siur. Dari informasi awal yang beredar di media sosial, KRL seri 205 ini akan digunakan sebagai backup sementara dari KRL KfW di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Hal ini dikarenakan masih adanya KRL KfW yang masih harus diujicoba di wilayah Daop 1 Jakarta. Sehingga menurut informasi tersebut, kedua rangkaian KRL seri 205 ini akan dikembalikan lagi ke wilayah Daop 1 Jakarta.

Namun belakangan terdapat informasi lain yang beredar di media sosial bahwa alokasi KRL seri 205 di wilayah Daop 6 Yogyakarta ini merupakan alokasi permanen. Sehingga menurut informasi tersebut, kedua rangkaian tidak akan kembali ke Jakarta. (RED/MPF)

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: