Tidak Jadi ke Manggarai, Trase LRT Jakarta Digeser ke Klender

LRV seri 1100 rangkaian 1103 dan 1104 milik LRT Jakarta di Stasiun LRT Velodrome

[1/11] Buat kalian yang berharap bisa naik LRT dari Manggarai ke Kelapa Gading sepertinya harus mengubur keinginan itu. Pemprov DKI Jakarta menggeser trase LRT Jakarta fase 2B yang sebelumnya Velodrome – Manggarai menjadi Velodrome – Klender.

Seperti dilansir dari Beritasatu, untuk fase 2A tetap sama yakni Boulevard Utara – JIS, sedangkan fase 2B rutenya berubah dari yang sebelumnya Velodrome – Manggarai menjadi Velodrome – Klender – Pondok Bambu – Halim. Alokasi rute pun dipangkas dari yang tadinya 100 km menjadi hanya 23,2 km.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menyerahkan pengembangan rute Pulogebang – Joglo sejauh 32,8 km kepada pihak swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU). Rute ini nantinya akan melintasi kawasan Jl. Jendral Basuki Rahmat, Kampung Melayu, Jl. Prof. Dr Satrio, Pejompongan, Palmerah, Bundaran Senayan, Permata Hijau, Palmerah, dan berakhir di Joglo.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menolak ide pergeseran rute fase 2B ke Klender serta penyerahan pengembangan rute Pulogebang – Joglo kepada pihak swasta. Menurutnya pergeseran rute tersebut menabrak Perpres No 55/2018 serta merugikan Pemprov DKI karena Pemprov membangun jalur yang notabenenya sepi penumpang sedangkan swasta mendapatkan rute yang gemuk.

Berdasarkan Perpres No 55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek tahun 2018-2029, Pemprov DKI Jakarta diamanatkan untuk mengembangkan rute LRT di dalam Kota Jakarta sepanjang 100 km. Rute tersebut di antaranya adalah Kelapa Gading-Velodrome (5,8 km), Velodrome-Dukuh Atas (9 km), Kemayoran – Kelapa Gading (21,6 km), Joglo – Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan – Tanah Abang (9,3 km), Pesing – Kelapa Gading (20,7 km), Pesing – Bandara Soekarno-Hatta (18,5 km), Cempaka Putih – Ancol (10 km).(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: