KA Angkutan Batu bara Terakhir di Jepang akan Berhenti Beroperasi

KA angkutan batu kapur saat melintas di petak antara Takekawa dan Mikajiri
KA angkutan batu kapur saat melintas di petak antara Takekawa dan Mikajiri | Foto: Nyao148/Wikimedia Commons

[3/12] Layanan KA angkutan batu bara terakhir di Jepang akan segera menemui ajalnya. Mulai 31 Desember 2020 mendatang Jalur Mikajiri di Prefektur Saitama akan ditutup.

Dilansir dari Railway Gazette, Jalur Mikajiri sendiri menghubungkan Mikajiri dengan Terminal Peti kemas Kumagaya di Tokyo dan dioperasikan oleh Chichibu Railway. Jalur ini dibuka pada tahun 1979 setelah ditutupnya fasilitas kereta barang di Stasiun Kumagaya, yang digusur untuk pembangunan Joetsu Shinkansen.

Batu bara yang diangkut lewat jalur ini seringkali digunakan oleh pabrik semen Taiheiyo Cement Co. Selain batu bara, jalur ini juga digunakan oleh kereta angkutan batu kapur yang digunakan sebagai bahan baku semen. Pada tahun 2019, kondisi infrastruktur termasuk jalur belok di dekat pabrik semen semakin menua. Akibatnya operasional pun diputuskan untuk dihentikan secara perlahan.

Meskipun jalur ini baru akan ditutup secara resmi pada 31 Desember, kereta batu bara terakhir di jalur ini dioperasikan oleh JR Freight pada tanggal 26 Februari lalu. Sedangkan kereta barang terakhir beroperasi pada bulan September lalu. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: