Modifikasi Cow Catcher, KRL Seri 205 Rangkaian BOO61 Diujicoba

205 BOO61
KRL seri 205 rangkaian BOO61 melakukan uji dinamis dari stasiun Manggarai | Foto: RED/Rico Perdana Putra

[9/2] Menjalani perawatan 48 bulanan (P48) di Balai Yasa Manggarai sejak Januari 2021 lalu, KRL seri 205 rangkaian BOO61 diujicobakan pada rute Manggarai-Bogor PP hari ini (9/2). Rangkaian ini bersama dengan KRL seri 8500 rangkaian 8618F merupakan rangkaian KRL KAI Commuter pembuka program P48 tahun 2021.

Dibanding rangkaian BOO137 yang telah terlebih dahulu menjalani P48 di Balai Yasa Manggarai pada Desember 2020 lalu, terdapat sedikit perbedaan pada rangkaian BOO61. Perbedaan tersebut terletak pada cow catcher rangkaian ini yang dimodifikasi selayaknya rangkaian SLO9 dan SLO32 yang beroperasi di Daop 6 Yogyakarta.

Namun modifikasi ini tidak berarti rangkaian BOO61 akan dipindah ke Yogyakarta di masa depan. Hingga saat ini tidak ada rencana pengiriman sarana KRL seri 205 ke wilayah Yogyakarta selain SLO9 dan SLO32.

Untuk diketahui, ukuran cow catcher asli KRL seri 205 melebihi ukuran standar sarana perkeretaapian Indonesia yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 60 tahun 2012. Modifikasi pada cow catcher yang sebelumnya telah dilakukan untuk KRL seri 205 di Daop 6 Yogyakarta ini membuat ukurannya lebih sesuai dengan ukuran standar yang telah peraturan tersebut tetapkan. Meskipun demikian, KRL seri 205 ukuran cow catcher standar saat ini tidak menemukan masalah berarti dengan prasarana saat berdinas di Jabodetabek.

Rangkaian BOO61
Rangkaian BOO61 melintas bilangan Bojonggede. Tampak cow catcher yang dimodifikasi. | Foto: RED/Farhan Assrow

Selain cow catcher, tidak nampak perbedaan berarti dengan rangkaian BOO137. Rangkaian BOO61 juga sekaligus menjadi rangkaian KRL seri 205 dengan kereta 6 pintu pertama yang mengenakan livery baru KAI Commuter. Dalam uji coba kali ini, Balai Yasa Manggarai belum memasang logo KAI Commuter pada bagian kabin. Sedangkan logo Kereta Commuter Indonesia yang lama masih terpasang di samping rangkaian.

Setelah uji coba, Balai Yasa Manggarai akan mengevaluasi dan melengkapi rangkaian BOO61 sebelum mengirimkannya ke depo KRL dengan status siap operasi untuk melayani penumpang. Sementara itu, rangkaian BUD88+86 dan DP74+30 telah terkonfirmasi akan menjalani program P48 sepanjang bulan Februari. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: