Pembatasan KRL di Jalur Yamanote Timbulkan Kepadatan, JR East Kembalikan Jadwal

KRL Jalur Yamanote
Ilustrasi KRL Jalur Yamanote | Foto: MaedaAkihiko, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

[8/5] Tidak hanya di Jabodetabek saja terjadi pembatasan perjalanan KRL, hal yang serupa sempat diberlakukan di wilayah Tokyo. Pembatasan ini diberlakukan menyusul penetapan Keadaan Darurat (State of Emergency) di Tokyo atas permintaan Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata, serta Pemerintah Kota Tokyo.

Dilansir dari NHK, pembatasan ini berlaku pada jam-jam kerja di Jalur Yamanote pada tanggal 29 April dan seharusnya berlangsung hingga 9 Mei mendatang. Pertimbangan periode pembatasan ini berdasarkan adanya libur panjang saat “Golden Week” dari tanggal 29 April hingga 5 Mei. Pembatasan ini dilakukan untuk menekan mobilitas warga Tokyo saat periode tersebut.

JR East sendiri melakukan pembatasan jadwal di sejumlah jalur komuter seperti Jalur Yamanote, Keihin Tohoku, Chuo Line Local, Chuo-Sobu, Joban Rapid, Keiyo, dan Ome dari pukul 6 hingga 10 pagi. Sekitar 88 perjalanan dibatalkan pada pagi hari, sedang pada sore hari 13 perjalanan dibatalkan dari pukul 3 sore hingga 9 malam.

Akan tetapi, menurut JR East pada Kamis (6/5) kemarin pengguna KRL Jalur Yamanote sama sekali tidak berkurang dari periode sebelum libur “Golden Week“. Bahkan pada jadwal KRL menjelang pengurangan, terdapat lonjakan pengguna hingga 180% kapasitas. Oleh sebab itu, mulai Jumat ini (7/5) JR East mengembalikan jadwal reguler KRL mereka.

Pengguna JR East pun memiliki suara yang sama. Berdasarkan keterangan sejumlah pengguna ke NHK, menganggap pengembalian jadwal KRL merupakan keputusan tepat karena tetap banyak orang yang beraktivitas.

Selain JR East, juga terdapat sejumlah operator KA di wilayah Tokyo yang sempat mengurangi jadwal mereka. Di antaranya adalah Tokyu di Jalur Ikegami dan Setagaya, dan Seibu di Jalur Ikebukuro, Shinjuku, dan Hajima. Untuk jadwal jalur Seibu Ikebukuro dan Hajima serta jadwal di Tokyu telah kembali ke jadwal reguler. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×