KAI Commuter Ujicobakan Jalur Stabling KRL di Solo Balapan

Uji coba stabling Solo Balapan
Rangkaian SLO9+32 sedang melakukan uji coba stabling Solo Balapan | Foto: Joscha Alverano

REDigest.web.id, 15/8 – KRL Yogyakarta-Solo akan memiliki tempat stabling baru di Stasiun Solo Balapan. KAI Commuter pada Jumat (13/8) kemarin mengujicobakan jalur stabling baru ini dengan menggunakan rangkaian KRL.

Uji coba ini menggunakan KRL seri 205 rangkaian SLO9+32 formasi 8 kereta. Berdasarkan informasi yang Tim REDaksi peroleh, uji coba ini berlangsung di antara jadwal PLB 7106 tiba di Solo dan KA 661 berangkat dari Solo, yaitu antara pukul 13.03 siang hingga pukul 14.30 siang.

Berdasarkan informasi dari Twitter KAI Commuter, prasarana stabling rangkaian KRL di Solo Balapan ini dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan BTP Jawa Bagian Tengah. Menurut KAI Commuter, tempat stabling ini memiliki kapasitas dua rangkaian KRL dengan stamformasi 10 kereta (SF10), atau dengan kata lain 20 kereta. Saat ini rangkaian terpanjang yang beroperasi di lintas Yogyakarta-Solo adalah 8 kereta (SF8).

Meski demikian, saat ini uji coba jalur stabling KRL belum dilakukan dengan KRL KfW yang juga beroperasi di lintas Yogyakarta-Solo. Juga belum terdapat informasi bagaimana perubahan pola stabling ini nantinya setelah jalur stabling di Solo Balapan beroperasi. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×