Pemerintah Izinkan Penggunaan APBN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ilustrasi rencana armada kereta cepat Jakarta-Bandung
Rangkaian CR400AF yang rencananya akan digunakan sebagai armada kereta cepat Jakarta – Bandung | Foto: Railjournal

REDigest.web.id, 10/10. Setelah sebelumnya menggunakan skema pembiayaan business to business (B to B), akhirnya pemerintah mengizinkan penggunaan APBN dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Seperti dilansir dari Tempo, hal tersebut tertuang dalam Pasal 4 ayat 2 pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang menggantikan Perpres 107 Tahun 2015.

Perpres baru tersebut memiliki bunyi sebagai berikut, “Pendanaan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dapat berupa pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam rangka menjaga keberlanjutan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dengan memperhatikan kapasitas dan kesinambungan fiskal.”

Yang itu artinya dana APBN boleh digunakan dalam rangka menyambung pembiayaan Proyek Strategis Nasional di mana salah satunya adalah proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Hal ini berbeda dengan isi Pasal 4 ayat 2 dari Perpres 107 Tahun 2015 yang berbunyi sebagai berikut, “pelaksanaan penugasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta tidak mendapatkan jaminan Pemerintah.”

Ada dua bentuk pembiayaan yang diberikan yakni Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada pimpinan konsorsium BUMN yang menggarap proyek ini atau penjaminan kewajiban pimpinan konsorsium BUMN.

Selain mengatur tentang pembiayaan proyek kereta cepat, pemerintah juga menunjuk Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai ketua Komite Kereta Cepat Antara Jakarta Bandung menggantikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto.

Pemerintah juga mengganti ketua konsorsium yang sebelumnya dipegang Waskita Karya menjadi KAI. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

One thought on “Pemerintah Izinkan Penggunaan APBN Untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: