[BREAKING NEWS] KRL Commuter Line Anjlok di Stasiun Sudimara

Proses evakuasi KRL anjlok
KRD NR Depo Tanah Abang sedang mengevakuasi tiga kereta dari rangkaian yang anjlok | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 5/12 – Kabar kurang baik datang dari dunia KRL Commuter Line Jabodetabek. Pasalnya KRL rangkaian BOO144 mengalami anjlok di Stasiun Sudimara.

Berdasarkan informasi akun resmi Twitter KAI Commuter, peristiwa ini terjadi pada pukul 12.20 siang. Perjalanan KA yang mengalami anjlokan adalah KLB D1/10519. KRD NR dari Depo Tanah Abang pun telah dikirimkan ke lokasi kejadian.

Sebagai dampak dari anjlokan ini, sejumlah perjalanan KRL terhambat. KA 2062 tertahan di Tanah Abang menunggu KA 2065 masuk. Sedangkan KA 2065 sendiri berjalan jalur kiri dari Serpong hingga Kebayoran.

Sejumlah perjalanan KRL juga dibatalkan akibat kejadian ini. Di antaranya adalah KA 2077 (Parung Panjang-Tanah Abang). Sedangkan KA 2075 perjalanan hanya sampai Parung Panjang, dan kembali berangkat sebagai KA 2083.

Dari pantauan Tim REDaksi yang berada di lokasi, kereta yang anjlok adalah kereta MoHa 204-390, 205-391, dan 204-391. Tampak roda pada kereta 205-391 sampai menggesek aspal di perlintasan.

Kereta 204-391
Kereta MoHa 204-391 yang anjlok | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Berdasarkan pantauan Tim REDaksi, pada pukul 14.50 perangkat dongkrak Lukas sudah tampak disiapkan untuk mengangkat kereta 204-391 yang anjlok. Kereta ini diutamakan untuk diangkat karena posisinya yang tepat menghalangi perlintasan di Stasiun Sudimara.

Evakuasi kereta anjlok
Evakuasi kereta anjlok dengan dongkrak Lukas | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Sekitar pukul 15.40, KRD NR yang telah bersiaga melakukan gerakan langsir untuk persiapan mengevakuasi 2 kereta yang tidak anjlok dan 1 kereta yang telah berhasil dikembalikan ke rel.

Langsiran NR
Langsiran KRD NR untuk mempersiapkan evakuasi rangkaian yang anjlok | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Pada sekitar pukul 16.20, KRD NR pun menggandeng ketiga kereta tersebut, sedang proses penarikan bermula pukul 16.30. Hingga saat berita ini ditulis, proses evakuasi rangkaian masih berlangsung. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: