Inilah Sensasi Joyride dengan KA Kamandaka Cilacap-Semarang Tawang

KA Kamandaka Kroya
Rangkaian KA Kamandaka saat memasuki Stasiun Kroya | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id Bagaimana kabar rekan Tim REDaksi? Semoga sehat selalu ya. Kali ini Tim REDaksi akan menyajikan trip report KA Kamandaka yang baru saja meluncur pada Jumat (11/3) kemarin.

Berbeda dengan KA Kamandaka reguler, KA Kamandaka ini melayani rute Cilacap-Semarang Tawang pp. KA ini merupakan perubahan nama dari KA Lawang Sewu dengan status KA Aglomerasi.

Sebagai catatan, sehubungan dengan keterbatasan waktu Tim REDaksi menaiki KA ini dari Stasiun Kroya menuju Semarang Tawang. Perjalanan ini Tim REDaksi lakukan pada Sabtu (12/3) ini.

Selayang pandang

Interior KA Kamandaka, seperti kereta kelas ekonomi stainless steel pada umumnya | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Dari segi sarana, KA Kamandaka menggunakan enam kereta ekonomi stainless steel buatan INKA, sebuah kereta makan, dan sebuah kereta pembangkit. Kereta ekonomi stainlees steel yang merupakan lepasan dari KA Kertajaya. Bahkan cap sarananya pun masih menunjukkan Surabaya Pasar Turi (SBI).

Penomoran sarana yang masih menunjukkan Depo Surabaya Pasar Turi (SBI) | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Tidak seperti KA Kamandaka reguler, KA ini tidak memiliki kereta kelas eksekutif. Lokomotif yang menarik KA ini juga berbeda dari KA Kamandaka reguler, yakni CC206.

KA Kamandaka memiliki masing-masing satu perjalanan dari Semarang Tawang dan Cilacap. KA Kamandaka berangkat dari Semarang Tawang pukul 07.00 dan tiba pada pukul 13.22. Sedang dari Cilacap, KA ini berangkat pada pukul 13.55 dan tiba pada pukul 20.22. Untuk tarifnya sendiri adalah sebesar Rp130.000 dari Cilacap ke Semarang Tawang.

Perjalanan Tim REDaksi: Kroya-Tegal

Papan nama KA Kamandaka
Papan nama KA Kamandaka | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Tim REDaksi menaiki KA Kamandaka ini dari Stasiun Kroya pada pukul 14.54. Kala itu lokomotif yang menarik KA ini adalah CC2061328 kepemilikan Depo Induk Purwokerto.

Saat di Stasiun Kroya, tampak banyak pecinta kereta api yang juga ikut menikmati perjalanan ini. Tim REDaksi berbincang dengan beberapa dari mereka, dan sebagian besar berasal dari Semarang.

Tepat pada pukul 15.10, KA Kamandaka dengan rute Cilacap-Semarang Tawang berangkat dari Stasiun Kroya menuju Stasiun Purwokerto. KA ini tiba tepat pukul 15.36 di Stasiun Purwokerto dan kembali berangkat pada pukul 15.41.

Di Stasiun Bumiayu, KA Kamandaka tiba pukul 16.19, 2 menit lebih awal dari jadwal. Tidak hanya itu, KA ini juga bersilang dengan KA Bangunkarta yang telah lebih dahulu menanti.

KA Kamandaka berangkat dari Bumiayu pada pukul 16.27 dan tiba di Slawi pada pukul 17.13. Selanjutnya KA ini pun berangkat pada pukul 17.18 menuju Tegal dan tiba pada pukul 17.33.

MPJR yang Tim REDaksi temui di Stasiun Slawi | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Tegal-Semarang Tawang, Ternyata Disusul KA Brantas di Pemalang

Setelah berhenti selama 5 menit, KA Kamandaka kembali berangkat dari Stasiun Tegal pada pukul 17.39. Setelah Tegal, pemberhentian KA ini tinggal Pemalang, Pekalongan, Weleri, dan Semarang Tawang.

KA Kamandaka disusul
KA Kamandaka saat menunggu disusul KA Brantas di Stasiun Pemalang | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Di Pemalang, KA ini tiba pada pukul 18.00 dan berhenti cukup lama. Ternyata KA ini menunggu disusul terlebih dahulu oleh KA Brantas tujuan Blitar. KA ini kemudian kembali berangkat dari Pemalang pada pukul 18.27.

KA Brantas menyusul
KA Brantas yang menyusul di Stasiun Pemalang | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Setelah berangkat dari Pemalang, Tim REDaksi sempat tertidur dan baru terbangun setelah Stasiun Pekalongan. KA Kamandaka berhenti di Stasiun Weleri pada pukul 19.36 dan kembali berangkat pada pukul 19.38.

KA Kamandaka pun tiba di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 20.09 dan berangkat kembali pada pukul 20.14. Perjalanan KA Kamandaka pun berakhir di Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20.22.

Penutup

Selama perjalanan, Tim REDaksi tidak menemukan catatan khusus dalam perjalanan KA Kamandaka dengan rute Cilacap-Semarang kali ini. Kualitas pelayanan dalam perjalanan kali ini cukup memuaskan.

Demikian laporan perjalanan oleh Tim REDaksi kali ini. Sampai jumpa di lain waktu! (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: