IRPS Restorasi Fisik dan Kondisi Lokomotif B2207

Lokomotif B2207
Lokomotif B2207 selesai pengecatan ulang | Foto: IRPS Jakarta

REDigest.web.id – Masih ingatkah pembaca dengan lokomotif B2207 yang terkenal sebagai Si Mesin Jahit? Ya, lokomotif pajangan yang berada di Buperta ini terakhir Tim REDaksi datangi pada 2020 berada dalam kondisi cukup memprihatinkan.

Lama tak terdengar kabarnya, pada Awal Maret ini komunitas pemerhati sejarah Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) mulai melakukan restorasi fisik lokomotif B2207 ini. Dalam utas Twitter mereka, mereka secara mendetail menceritakan tahap-tahap restorasi lokomotif uap yang satu ini.

Kondisi Awal

B2207 Februari 2022
Kondisi lokomotif B2207, Februari 2022 | Foto: IRPS Jakarta

Seperti yang Tim REDaksi sebutkan dalam awal artikel, kondisi lokomotif “Sang Mesin Jahit” ini sudah cukup memprihatinkan. Karat sudah tampak di mana-mana, dan kereta yang sejatinya menempel bersama lokomotif ini telah lama rusak berat hingga menyisakan rangkanya.

Bahkan dalam foto oleh IRPS Jakarta, tampak tanaman di belakang lokomotif ini sudah sangat menginvasi rangka eks kereta. Saat Tim REDaksi berkunjung tahun 2020 silam, tanaman tersebut tidak tumbuh setinggi ini.

Foto kondisi lokomotif B2207 pada tahun 2020 sebagai perbandingan | Foto: RED/Bayu Tri Sulistyo

Tim IRPS sendiri pertama kali berkunjung ke lokomotif ini pada 16 Februari silam. Dalam kunjungan tersebut, IRPS mencatat apa saja kebutuhan untuk restorasi lokomotif B2207 ini, mengingat kondisi yang sudah berkarat di berbagai tempat.

Restorasi pun Mulai

Pemasangan pelat baru untuk menggantikan pelat yang keropos | Foto: IRPS Jakarta

Pengerjaan restorasi pun bermulai pada 20 Februari. Proses restorasi fisik pada lokomotif B2207 bermula dengan pembersihan rumput dan tanaman liar di lokomotif. Pada 23 Februari, pengerjaan ini kembali berlanjut dengan perbaikan kosmetik. Tim IRPS mengganti pelat-pelat yang keropos dengan yang baru. Mereka melepas pelat-pelat yang keropos dan mengelas pelat pengganti yang baru.

Proses penggantian pelat ini dimulai dari sisi kanan kabin masinis terlebih dahulu pada 25 Februari, lalu kemudian sisi kiri pada 26 Februari. Selain penggantian dan pengelasan pelat, IRPS juga melakukan penghalusan pada bagian yang berkarat. Mulai 27 Februari, IRPS juga melakukan pengampelasan bodi, pengolian underframe, dan penyiraman herbisida. Tangki air dan kabin sebelah kiri selanjutnya mendapat pengampelasan juga.

Pengampelasan pada bodi lokomotif | Foto: IRPS Jakarta

Beberapa restorasi fisik seperti pemasangan pelat-pelat pengganti berlangsung berbarengan dengan pengecatan lokomotif. Pengerjaan-pengerjaan tersebut akan disebutkan di bagian selanjutnya.

Mulai Aplikasi Cat Dasar

Pengecatan dasar pada lokomotif B2207 saat baru dimulai | Foto: IRPS Jakarta

Masuk ke bulan Maret, proses restorasi fisik lokomotif Mesin Jahit ini mulai memasuki tahap pengecatan. Proses pengecatan bermulai dengan aplikasi lapisan cat dasar terlebih dahulu. Penggantian komponen-komponen yang keropos pun juga masih terus berlangsung.

Pada 2 Maret, lapisan cat antikarat mulai diaplikasikan pada lokomotif ini. Pelat-pelat pada boiler dan ketel lokomotif ini juga diganti dengan yang baru. Beberapa bagian pada rangka sebelah kiri juga mulai mendapat pengampelasan dan pengolian.

Pekerjaan pada atap kabin masinis | Foto: IRPS Jakarta

Mulai 4 Maret, IRPS juga menggarap bagian atap kabin masinis yang kondisinya sudah rusak. Pengecatan lapisan dasar pun berlanjut di belakang dan samping lokomotif. Proses ini berlanjut pada 5 Maret dengan pengecatan lapisan antikarat di dalam kabin, dan penggantian plafon kayu yang keropos. Aplikasi lapisan antikarat pun berlanjut pada stang piston lokomotif dan atap lokomotif.

Penyemprotan pada rangka eks kereta | Foto: IRPS Jakarta

Selain lokomotif, rangka kereta penumpang di belakangnya juga mendapat perlakuan serupa. Rangka kereta ini mendapat pembersihan dengan semprotan air, dan pelapisan campuran oli bekas dan solar untuk memperlambat korosi.

Kembali Hitam Mengkilat

Bagian boiler B2207 yang telah mulai mendapat pengecatan | Foto: IRPS Jakarta

Memasuki hari ke-15, tampak lokomotif ini mulai cantik kembali. Sukses mengaplikasikan lapisan cat dasar, pengecatan warna hitam pada lokomotif ini pun dimulai.

Proses pengerjaan pelat bordes | Foto: IRPS Jakarta

Tampak pada 8 Maret, bagian boiler lokomotif mulai dicat warna hitam. Berbarengan dengan itu, talang air pada lokomotif serta pelat bordes di dalam kabin juga mulai dipasang. Proses ini pun juga terus berlanjut pada keesokan harinya, meski hanya berlangsung sebagian karena turunnya hujan.

Bagian kabin masinis yang tampak segar kembali setelah pengecatan | Foto: IRPS Jakarta

Pengecatan interior pun berlangsung pada tanggal 10 Maret, sedang pada tanggal 11 Maret berlangsung pemasangan pelat di dalam kabin masinis. Pengecatan bagian dalam kabin masinis berlangsung pada tanggal 12 Maret, utamanya dengan warna hitam. Tampak ada beberapa bagian yang juga mendapat cat merah.

Persiapan Monumen

Monumen lokomotif B2207 sedang tahap finishing | Foto: IRPS Jakarta

Upaya restorasi fisik ini tidak hanya meliputi perbaikan lokomotif saja, tetapi juga peningkatan pada monumen lokomotif. IRPS membuat anak tangga di samping lokomotif sepanjang 2,5 meter. Selain itu, IRPS juga menyiapkan papan informasi untuk lokomotif B2207.

Pengerjaan anak tangga di samping lokomotif | Foto: IRPS Jakarta

Dan tentu saja, aksesoris untuk lokomotif ini juga kembali IRPS pasang untuk semakin mempercantik tampang lokomotif ini. Aksesoris ini di antaranya adalah pelat nomor B2207 itu sendiri. Untuk mencegah “tangan-tangan kreatif”, maka IRPS mengelas pelat nomor ini.

Pelat nomor yang dilas agar menjaga keamanannya | Foto: IRPS Jakarta

Rencananya, peresmian hasil restorasi fisik lokomotif B2207 ini akan berlangsung pada Rabu, (30/3) besok. Hal ini sesuai pengumuman yang IRPS Jakarta buat pada laman Twitter resmi mereka.

Bagaimana hasilnya? Nantikan tulisan selanjutnya oleh Tim REDaksi ya! (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

One thought on “IRPS Restorasi Fisik dan Kondisi Lokomotif B2207

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: