Kereta Bangladesh Buatan INKA Tipe MG Menggunakan Bogie dengan Teknologi Jerman

Bogie Kereta Bangladesh
Bogie MD52-M pada Kereta MG Bangladesh Railway buatan PT INKA | Foto: RED/Rizki Fajar Novanto

Bogie kereta penumpang MG Bangladesh buatan PT INKA menggunakan teknologi yang telah disesuaikan dengan kondisi negara Bangladesh. Sebelumnya, PT INKA berhasil memenangkan beberapa tender pengadaan kereta penumpang oleh Bangladesh Railway. Pengadaan kereta penumpang tersebut terdiri dari kereta penumpang untuk broad gauge (BG) dan meter gauge (MG).

Bangladesh Railway memiliki lebar jalur kereta api yang berbeda yakni broad gauge dengan lebar 1.676 mm dan meter gauge dengan lebar 1.000 mm. Namun, kereta api di negara tersebut dapat beroperasi secara bersamaan dengan menggunakan jalur double gauge maupun jalur yang terpisah. Bangladesh telah mengenal penggunaan jalur dual gauge pada tahun 2001. Dengan adanya perbedaan lebar jalur kereta api, spesifikasi sarana yang digunakan pun berbeda antara broad gauge dengan meter gauge.

PT INKA menggunakan teknologi dari Bombardier Transportation untuk memenuhi kebutuhan bogie kereta milik Bangladesh Railway. Hubungan industri antara PT INKA dengan Bombardier Transportation memang sudah berjalan cukup lama. Kedekatan ini bermula ketika PT INKA membuat KRL KfWi-9000 bersama dengan Bombardier Transportation. Hubungan tersebut terus berkembang hingga pembuatan desain konsep lokomotif ASIATRAXX hingga pembuatan KRL EA203 untuk layanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Spesifikasi Bogie MD52-M pada Kereta Bangladesh Buatan INKA Tipe MG

Gambar Teknis Bogie MD52-M pada Kereta Bangladesh Buatan INKA | Infografis Oleh Tim REDaksi
Gambar Teknis Bogie MD52-M pada Kereta Bangladesh Buatan INKA | Infografis Oleh Tim REDaksi

PT INKA menggunakan bogie tipe MD52-M pada kereta penumpang MG milik Bangladesh Railway. Bogie ini masih merupakan keluarga dari bogie Minden-Deutz. Bogie ini merupakan desain orisinal dan dibuat oleh M/S Waggon Union, GmbH, Jerman. Saat ini, Waggon Union telah menjadi bagian dari perusahaan Bombardier Transportation.

Bogie MD52-M digunakan pada lebar jalur 1.000 mm dengad berat 4.510 kilogram dengan axle load atau tekanan gandar maksimal 10 ton, dan mampu menopang kereta hingga kecepatan 100 kilometer per jam. Untuk kenyamanan penumpang saat kereta melaku dengan kecepatan maksimal, bogie ini dilengkapi dengan suspensi utama dan suspensi sekunder yang menggunakan coil spring dilengkapi dengan damper vertikal.

Bogie ini memiliki dimensi panjang 3.480 mm, lebar 2.280 mm dan tinggi 930 mm. Wheelbase bogie MD52-M sendiri adalah sebesar 2.200 mm dengan diameter roda sebesar 725/695 mm. Dengan spesifikasi tersebut, bogie MD52-M mampu berkelok dengan memiliki radius minimal 91.4 meter

Selain diproduksi oleh Bombardier Transportation secara langsung, bogie ini juga diproduksi oleh perusahaan lain seperti Wagon Pars Company asal Iran. Manufaktur kereta asal Iran tersebut membeli lisensi bogie dari Bombardier Transportation. Bogie MD52-M buatan Wagon Pars Company digunakan pada kereta MG milik Bangladesh Railway buatan pabrikan kereta api asal Tiongkok yakni CRRC, dan buatan Wagon Pars Company itu sendiri. (RED/rnovanto)

Sumber:

Wagon Pars Co. MD52-M Bogie. Iran.

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: