Komunitas Railfans Malang +444 Rayakan Ulang Tahun KA Gajayana

Perayaan ulang tahun KA Gajayana yang ke-23 | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444

REDigest.web.id, 2/11 – KA Gajayana baru saja berulang tahun yang ke-23 pada tanggal 28 Oktober kemarin. Para pecinta kereta api di Malang pun melakukan acara untuk merayakan ulang tahun KA andalan rute Jakarta Gambir-Malang ini.

Salah satu komunitas pecinta kereta api yang menyambut ulang tahun KA ini adalah Komunitas Railfans Malang +444. Pada Minggu (30/10), komunitas ini menghiasi lokomotif CC2061341 yang menjadi lokomotif penarik KA 71 Gajayana dengan relasi Malang-Gambir. Selain lokomotif, Komunitas Railfans Malang +444 juga menghiasi interior kereta makan.

Tidak berhenti di situ, Komunitas Railfans Malang +444 juga memberikan bingkisan pada seluruh pengguna KA Gajayana yang berangkat dari Malang. Berikut dokumentasi dari aktivitas Komunitas Railfans Malang +444.

Pemasangan karangan bunga | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Pecinta kereta api berpose dengan lokomotif CC2061341 | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Tak ketinggalan kereta makan pun mendapat dekorasi | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Komunitas Railfans Malang +444 sedang membawakan bingkisan untuk pengguna KA Gajayana | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Penyiapan bingkisan di kereta makan | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Pembagian bingkisan oleh Komunitas Railfans Malang +444 | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444
Bingkisan ini dibagikan kepada seluruh pengguna KA Gajayana | Foto: Dico, Komunitas Railfans Malang +444

Sejarah Singkat KA Gajayana

KA Gajayana mengarungi hujan di Stasiun Yogyakarta | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

KA Gajayana lahir pada 28 September 1999 sebagai KA kelas campuran dengan kelas bisnis plus dan eksekutif. Pada tahun 2001, KA Gajayana berubah menjadi KA kelas Eksekutif dan terus bertahan hingga kini. KA Gajayana paling terkenal saat menggunakan kereta eksekutif buatan 2009 yang menjadi icon layanan KA ini sebelum tergantikan oleh kereta eksekutif buatan 2016-2017.

Mengutip dari arsip situs web lama KAI, nama Gajayana diambil dari nama seorang raja kerajaan Kanjuruhan yang bernama Sang Liswa (anak dari Dewasimha). Ia terkenal dengan gelar Gajayana yang sangat dicintai oleh para brahmana dan rakyatnya karena membawa ketentraman di seluruh negeri. Kerajaan Kanjuruhan ini berpusat di wilayah Dinoyo Malang. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: