Berita KAIndonesiaKereta ApiRED Citizen Journalism

Gubernur Sumsel Minta KAI Kembali Operasikan Railbus Kertalaya

Rangkaian Railbus Kertalaya semasa masih Beroperasi | Foto: Aditya Richard Hermawan

REDigest.web.id, 13/9 – Gubernur Sumatra Selatan, H. Herman Deru mengungkapkan harapannya agar KAI segera mengoperasikan kembali kereta mahasiswa ke Indralaya (Railbus Kertalaya). Herman Deru mengungkapkan harapannya ini di sela-sela kunjungannya ke Jalan Tol Indralaya-Prabumulih yang baru saja dibuka. Harapan agar KAI segera mengoperasikan KA mahasiswa ini muncul setelah maraknya kecelakaan di Jalan Lintas Palembang-Indralaya yang melibatkan mahasiswa Universitas Sriwijaya (UNSRI).

Herman Deru berharap bahwa pengoperasian kembali Railbus Kertalaya ini perlu dilakukan sesegera mungkin. Mengutip dari PAL TV, Herman mengungkapkan “Sebagai gubernur, saya berharap PT KAI untuk menyegerakan mengaktifkan kereta mahasiswa Palembang-Indralaya”. Orang nomor satu di provinsi Sumatra Selatan ini juga siap mendukung KAI dari pendanaan untuk pengadaan sarana kereta mahasiswa “kalau memang PT KAI butuh support, ya nanti kita bicarakan dengan DPRD (Provinsi Sumsel)” ungkapnya.

Mengutip dari RMOL Sumsel, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli pun senada dengan Gubernur Sumsel terkait reaktivasi kereta mahasiswa ke Indralaya. Anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PKS itupun berujar bahwa dirinya berharap pemerintah menyiapkan solusi transportasi bagi mahasiswa UNSRI, seperti bus yang lebih representatif, lebih banyak, dan difungsikannya kereta mahasiswa. “Juga armada transportasi kereta api yang bisa difungsikan kembali sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang menimpa rekan-rekan mahasiswa yang akan menuntut ilmu di Universitas Sriwijaya” ujarnya.

Melansir dari Disway, Angka Kecelakaan di jalan Lintas Palembang-Indralaya tercatat cukup tinggi. Pada tahun 2022, Polres Ogan Ilir mencatat peningkatan angka kecelakaan sebesar 23,31% dari tahun sebelumnya dengan adanya 159 korban jiwa akibat lakalantas di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, terutama di jalan lintas Palembang-Indralaya.

Korban kecelakaan di jalan lintas ini pun didominasi oleh mahasiswa Universitas Sriwijaya (UNSRI). Terkini, dua mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor menuju ke Kampus Indralaya pada tanggal 29 Agustus 2023 lalu. Enam bulan lalu, seorang mahasiswa Hubungan Internasional UNSRI juga tewas tertabrak truk engkel saat mengendarai sepeda motor menuju ke Kampus Indralaya.

Apa Kabar Railbus Kertalaya?

Rangkaian Railbus Kertalaya yang saat ini membisu di Stasiun Indralaya | Foto: Afif Abirama

Railbus Kertalaya merupakan kereta api yang diperuntukkan untuk mengangkut mahasiswa Universitas Sriwijaya yang berdomisili di Palembang ke Kampus UNSRI di Indralaya yang terletak 30 kilometer dari Kota Palembang. Seperti yang sama-sama kita ketahui, Railbus Kertalaya merupakan Railbus pertama yang diproduksi oleh PT INKA pada tahun 2008. Railbus Kertalaya mulai beroperasi pada 19 Februari 2009 oleh Menhub pada saat itu, Jusman Syafii Djamal.

Pembangunan jalur KA Kertapati-Indralaya dan pengadaan Railbus Kertalaya pada saat itu merupakan kebijakan dari Gubernur Sumsel 2003-2008 Syahrial Oesman. Adanya kereta mahasiswa (Seruni dan Kertalaya) bertujuan mengurangi kepadatan Jalan Lintas Palembang-Indralaya, menjadi solusi kekurangan sarana transportasi bagi mahasiswa UNSRI, dan mengurangi angka kecelakaan mahasiswa karena jauhnya perjalanan dari tempat tinggal di Palembang ke Indralaya untuk kuliah.

Saat ini, Railbus Kertalaya mangkrak di emplasemen Stasiun Indralaya. Railbus Kertalaya terakhir beroperasi pada Bulan Agustus tahun 2019 lalu karena adanya kerusakan yang tak kunjung di perbaiki dan akhirnya dipindahkan oleh KAI dari Stasiun Kertapati ke Stasiun Indralaya pada tahun 2022. Railbus Kertalaya  tak diperbaiki oleh KAI karena Railbus Kertalaya merupakan aset dan tanggungjawab Pemprov Sumsel.

Dengan adanya permintaan dari Gubernur Sumsel dan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, kira-kira kereta mahasiswa UNSRI ini akan beroperasi kembali nggak ya? Memperbaiki Kertalaya, membeli atau memodali KAI untuk pembelian sarana baru kereta mahasiswa UNSRI, atau bahkan seperti yang sudah-sudah (tetap membiarkan Kertalaya mangkrak) akan terjawab oleh waktu. (Richard Hermawan/OPKA Sumsel)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×