Berita KAIndonesiaKAIKereta Api

Awas, Penumpang KA Jangan Share Ini Di Medsos

Ilustrasi: KA jarak jauh, salah satu yang terdapat kode booking pada tiketnya | Foto: RED/Adib Ramadani

REDigest.web.id, 15/11 – Sebagai salah satu moda bepergian jarak jauh, operator kereta api telah menghadirkan berbagai fitur untuk memudahkan pelanggan. Salah satunya adalah pemesanan H-45 keberangkatan, hingga kemudahan saat ingin mengganti relasi atau membatalkan perjalanan. Namun sayangnya dengan kemudahan tersebut justru menjadi celah bagi oknum nakal.

Melansir Kompas, baru-baru ini ramai adanya pembatalan tiket seorang penumpang bukan oleh kehendaknya, melainkan oleh orang lain. Hal ini bermula dari aduan pengguna Facebook bernama Adhimas Santoso. Ia mengunggah tangkapan layar bukti tiket yang sudah ia pesan, namun ia tidak dapat menggunakan tiket tersebut di hari keberangkatannya.

Setelah dilakukan penelusuran oleh pihak KAI, tiket tersebut bukanlah dibatalkan melainkan diubah jadwal perjalanannya. Awalnya tiket tersebut merupakan tiket perjalanan KA Harina relasi Bandung – Semarang Tawang Bank Jateng keberangkatan tanggal 13 November 2023. Lalu di-reschedule oleh orang yang tidak bertanggung jawab menjadi perjalanan KA Ciremai relasi Cimahi – Semarang Tawang Bank Jateng keberangkatan tanggal 14 November 2023. Akibatnya, gate boarding menolak tiket tersebut karena tanggal dan relasi perjalanan KA yang tidak sesuai.

Setelah mengumpulkan beberapa informasi, pihak KAI mensinyalir pemilik tiket tersebut telah membagikan kode booking-nya di salah satu grup percakapan, sehingga menjadi sasaran oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pelaku melakukan perubahan jadwal perjalanan melalui Loket Box di Stasiun Cimahi. Hingga berita ini terbit, pihak KAI masih menyelidiki terduga pelaku yang tertangkap CCTV.

Tanggapan KAI

Merespon kejadian tersebut, KAI melalui siaran persnya memberikan himbauan bagi calon penumpang kereta api untuk tidak membagikan kode booking pada tiket kereta. “Kami mengimbau kode booking tiket kereta api yang didapat setelah proses pembayaran, agar tidak dibagikan kepada orang lain secara sembarangan. Sebab kode booking merupakan suatu privasi yang sangat vital untuk digunakan saat proses boarding, apabila akan melakukan pembatalan, ataupun perubahan jadwal,” ungkap VP Public Relations KAI, Joni Martinus. (RED/ADR)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×