Berita KAIndonesiaKereta ApiLRT JakartaMRT Jakarta

Melihat Lebih Dekat Rencana Induk Transportasi Jakarta 2024-2044

MRT Jakarta, salah satu BUMD transportasi DKI Jakarta
MRT Jakarta, salah satu BUMD transportasi DKI Jakarta | Foto: RED/Gilang Fadhli

REDigest.web.id, 13/2 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ) Tahun 2024-2044. Melalui akun X (dulunya Twitter) Transport for Jakarta, dalam Powerpoint yang dirilis oleh Pemprov DKI memperlihatkan timeline pembangunan transportasi umum di DKI Jakarta.

Ada 17 layanan berbasis rel yang rencananya dibangun di DKI Jakarta yang di antaranya adalah 7 proyek LRT Jakarta, 4 proyek MRT Jakarta, dan 6 proyek PPJ. Terdapat 2 proyek yang ditunda pengerjaannya yakni LRT Jakarta Fase 2A Kelapa Gading-JIS dan LRT Jakarta Fase 3A Rajawali-JIS.

Uraian proyek perkeretaapian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta | Sumber data: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, via Transport for Jakarta

Dalam Powerpoint tersebut juga dijelaskan mengenai dua proyek MRT Jakarta yang akan dibangun dalam waktu dekat yakni MRT Jakarta Fase 3A Puri Kembangan-Medan Satria dan MRT Jakarta Fase 4 Fatmawati-Kampung Rambutan.

Dalam penjabaran proyek MRT Jakarta Fase 3A Puri Kembangan-Medan Satria nantinya akan dibangun 25 stasiun perhentian yang mana nantinya ada 7 stasiun perhentian bawah tanah. Dari Puri Kembangan hingga Grogol stasiun dibangun layang. Selepas Grogol hingga Roxy jalur akan menurun dan masuk ke bawah tanah.

Jalur bawah tanah akan membentang dari Roxy hingga Galur yang mana akan ada tiga stasiun transit yakni Thamrin dengan MRT Jakarta North-South, Kebon Sirih dengan Commuter Line Lintas Bogor di Gondangdia, dan Senen dengan Commuter Line Lintas Cikarang dan KA jarak jauh di Pasar Senen. Berdasarkan timeline, rencananya pembangunan akan dimulai pada akhir 2024 dan beroperasi pada 2030.

Peta rencana MRT Jakarta East-West | Sumber data: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta via Transport for Jakarta

Dijelaskan juga mengenai proyek MRT Jakarta Fase 4 Fatmawati-Kampung Rambutan. Trase jalurnya sendiri akan paralel dengan Tol JORR di mana akan ada 10 stasiun perhentian, di mana nantinya tidak menutup kemungkinan akan ada setidaknya 3 stasiun transit melihat lokasinya.

Di antaranya adalah Fatmawati dengan MRT Jakarta North-South, Tanjung Barat dengan Commuter Line Lin Bogor, dan Kampung Rambutan dengan LRT Jabodebek Lintas Cibubur dan Terminal Kampung Rambutan. Konstruksi sendiri akan dimulai pada 2028 dan ditargetkan selesai pada 2033.

Peta Rencana MRT Jakarta Fatmawati-Kampung Rambutan | Sumber data: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta via Transport for Jakarta

(RED/BTS)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×