Berita KAIndonesiaKereta Api

1 Minggu Tragedi Bekasi Timur, KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama

Jajaran direksi dan komisaris PT KAI pada acara tahlilan dan doa bersama di Stasiun Bekasi Timur. | Foto: KAI

REDigest.web.id, 5/5 – Satu minggu setelah kejadian naas pada Senin, 27 April 2026 lalu, perjalanan kereta api di Stasiun Bekasi Timur telah berlangsung normal kembali. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar tahlilan dan doa bersama di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (4/5) sebagai bentuk penghormatan kepada para korban meninggal serta dukungan moral bagi pelanggan dan keluarga yang terdampak.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Railways Asset Management (RAM) dan juga dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris, serta keluarga besar KAI, juga Wali Kota Bekasi, dan sekaligus menjadi ruang kebersamaan di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa tahlilan dan doa bersama ini ditujukan untuk mendoakan para korban yang telah meninggal dunia serta memberikan kekuatan kepada pelanggan yang masih menjalani perawatan.

SItuasi karangan bunga di Bekasi Timur pada Jumat (1/5) sore | Foto: RED/Hazel Sani

“Kita mendoakan saudara-saudara kita yang telah mendahului agar diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi terbaik. Bagi yang masih dalam perawatan, kita berharap segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujarnya.

Ia menambahkan, KAI akan terus mendampingi pelanggan dan keluarga hingga seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.

“Kehilangan ini menjadi duka bersama. KAI akan terus hadir mendampingi, memastikan pelanggan yang masih dirawat mendapatkan penanganan yang dibutuhkan hingga pulih,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan Yasin dan tahlil, ceramah, serta peletakan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Komisaris dan Direksi KAI turut meletakkan bunga sebagai ungkapan belasungkawa dan penghormatan kepada para korban.

Bunga yang diberikan oleh masyarakat kini juga diletakkan di pagar samping rel Stasiun Bekasi Timur | Foto: Haikal Alamsyah

Dukungan dari masyarakat terus mengalir melalui doa dan kehadiran langsung di lokasi, termasuk bunga yang berdatangan sejak sehari setelah kecelakaan terjadi. Hal ini menjadi penguat bagi pelanggan dan keluarga dalam menjalani masa pemulihan. Pada area stasiun, banyaknya bunga yang diletakkan oleh para penumpang maupun pengunjung membuat pihak stasiun menyediakan tenda khusus untuk bunga-bunga dan ucapan duka cita tersebut di dekat tangga stasiun dari arah tempat parkir. Sejak 4 Mei 2026, sebagian bunga mulai dipindah menuju pagar samping rel Stasiun Bekasi Timur seiring dengan semakin banyaknya bunga yang diberikan.

Dalam proses ini, KAI memastikan pendampingan dilakukan secara menyeluruh melalui layanan medis lanjutan, dukungan psikologis, serta koordinasi kebutuhan pelanggan dan keluarga di setiap tahapan pemulihan. Posko di Stasiun Bekasi Timur juga masih melayani layanan lanjutan, koordinasi kebutuhan, serta dukungan trauma healing hingga 11 Mei 2026. (RED/FD)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses