Busworld SEA 2026: Semarak Karoseri Membangun Inovasi

REDigest.web.id, 23/5 – Masih ingat dengan event Busworld Southeast Asia? Pameran yang dilaksanakan setiap 2 tahun ini kembali hadir meramaikan agenda perbusan Nusantara. Masih di tempat yang sama di JIExpo Kemayoran di Jakarta, Busworld Southeast Asia (SEA) 2026 digelar dari Rabu hingga Jumat (20-22/5) tepatnya di Hall B3 dan C3.
Selain unit display, produk yang hadir tentunya berkaitan dengan industri bus dari aksesoris, spare part, sistem manajemen digital, bahkan komunitas yang berkaitan dengan bus itu sendiri. Karena jarak antar pameran setiap 2 tahun, inovasi tiap bus dari ATPM maupun karoseri semakin variatif, muktahir, dan out of the box. Tanpa berlama-lama lagi, berikut produk bus yang hadir di Busworld SEA 2026.
New Armada
2 tahun lalu New Armada ikut pertama kali dalam event berskala internasional ini yang menampilkan produk terbaiknya, Skylander R22. Di gelaran yang kedua ini New Armada tidak pantang mundur, karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini memamerkan 4 produk bus: Skylander R25 D2D sasis MAN RR4 26.480 Euro 5 milik U Trans, Skylander R25 sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 4, Touristo F25 sasis Mercedes-Benz OF 917 LWB Euro 4 milik Janguleee, dan Skylander F25 sasis Mercedes-Benz OF 1623 L Euro 4 milik Wahyu Trans.

Dari keempat bus ini, tentu yang menjadi special guest ialah unit milik U Trans karena menjadi Skylander R25 double decker pertama di Indonesia. Berbeda dari unit U Trans pada umumnya yang warnanya nuansa hitam, kali ini warna yang dikenakan adalah biru telur asin yang menawan dengan motif livery diamond cut dengan warna tambahan krem, abu-abu, dan putih. Desain selendang samping bus ini juga menarik karena sekilas tampilannya menyerupai desain selendang bus tingkat Marcopolo di Amerika Selatan.
Selain eksterior, Skylander R25 D2D dengan tampilan ekstetik ini memiliki interior yang ga kalah menawan. Fasilitas yang disediakan di dek bawah yaitu 6 kabin Sleeper yang menyerupai hotel kapsul, toilet, dan mini pantry. Akses tangga ke dek atas terdapat ruang merokok. Dan di dek atas terdapat 26 kursi kelas Eksekutif leg rest model pisah yang dilengkapi dengan USB charger di beberapa tirik serta 2 kursi Sleeper di baris paling depan.


Dari spesifikasi kabin yang disediakan, dinasan bus ini tentu sangat menunjang untuk beroperasi sebagai bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Akankah bus ini di waktu yang akan datang beroperasi sebagai bus malam AKAP mengingat kaca atas busnya terdapat tulisan “Pariwisata”? Hanya pihak perusahaan otobus (PO) yang mengetahui untuk saat ini.
Unit spesial lainnya ada di sebelahnya yaitu Skylander R25 berwarna silver gradasi emas. Berbeda dengan unit double deck yang eksteriornya ditonjolkan maksimal, di unit single deck ini adalah inovasi kursi yang berada di baris belakang bus. Alih-alih menggunakan kursi biasa, kali ini menggunakan kursi sofa ukuran jumbo dengan bahan kain yang keset namun empuk dan bisa diputar alias rotasi ke depan, ke samping, maupun ke belakang.

Tidak sampai di situ, unit yang menampilkan spek kemewahan ini juga disematkan motif kurva-kurva di panel dinding samping dan langit-langit sepanjang lorong bus dengan bahan yang lembut dan empuk. Hingga artikel ini ditulis belum diketahui bus tersebut telah handover ke PO siapa serta tatanan kursi tetap seperti itu atau diubah kembali saat sudah jalan reguler.
Adiputro
Tepat di depan booth New Armada ada booth Adiputro. Di sini terdapat 5 bus yang ditampilkan antara lain Jetbus5 SDD sasis Volvo B11R-450 Euro 5 milik MTrans, Jetbus5 Dream Coach spek Omah Mlaku sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 4 milik Bagong, Jetbus5 Unicoach sasis Hino RM 280 Euro 4 milik Brave Trans, Jetbus5 SHD singleglass sasis Hino RM 280 Euro 4 milik PHD Trans, dan Jetbus5 SHD singleglass sasis Mercedes-Benz OH 1626 S Euro 4 milik Bagong.



Trend setter di booth ini tentu saja ada di unit paling tinggi, alias Jetbus5 SDD milik MTrans. Selain bus tingkat menjadi primadona karena tampilannya yang bongsor, bagi sebagian orang bus ini memiliki keunikan sendiri karena pertama kalinya MTrans pesan unit baru menggunakan produk Adiputro Jetbus5 dengan spesifikasi yang mirip dengan bus double deck MTrans yang telah beroperasi sebelumnya seperti Tentrem Avante D2 di beberapa model.
Di sebelahnya unit Jetbus5 Dream Coach milik Bagong menampilkan inovasi di interiornya. Sekilas tampilannya seperti Jetbus5 Dream Coach pada umumnya dengan kaca samping atas bawah, namun bila diperhatikan secara saksama ke kacanya interior di dalam terdapat perbedaan yang mencolok. Ketika masuk ke dalam interiornya bukan hanya menampilkan kabin Sleeper saja di beberapa bagian, melainkan setara dengan kamar apartemen yang lengkap dengan pantry, meja, sofa, kamar mandi beserta meja rias, dan kursi elektrik. Bus dengan model seperti ini biasa disebut dengan Omah Mlaku atau Motor Home.

Unit lainnya yang menurut Tim REDaksi memiliki inovasi ada di Jetbus5 Unicoach. Sebelumnya model ini pertama kali hadir di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 oleh Fajar Riau, kali ini model yang hadir adalah Brave Trans sekaligus menjadi Jetbus5 Unicoach kedua di Indonesia yang telah rilis dari Adiputro.


Konsep busnya ini merupakan kombinasi antara kelas Sleeper di belakang, kelas biasa (Super Eksekutif) di tengah, serta kelas Sleeper Captain di depan yang oleh Adiputro disebut Front Row. Kombinasi depan belakang yang berbeda tersebut menyerupai atau lebih dikenal sebagai Suites Combi di model Legacy buatan Laksana. Detail kecil yang juga menjadi perhatian adalah bahan kulit disamping kursi dicat motif batik sehingga nuansa budaya pada bus ini sangat menonjol.
Piala Mas
Pertama kalinya karoseri asal Singosari Malang ini hadir di pameran bus dan langsung bergabung ke Busworld SEA 2026 bersama beberapa karoseri lainnya. Produk yang ditampilkan yaitu Rexus 8S sasis Hino RM 280 Euro 4 milik DAMRI dan Rexus 8D Commander sasis Mercedes-Benz OH 1526 Euro 3 milik Karona. Model yang ditampilkan merupakan generasi terbaru dari seri Rexus karena generasi sebelumnya dipasarkan sangat lama yaitu 9 tahun.

Dari kedua unit ini yang paling spesial adalah unit milik Karona, di mana Rexus 8D Commander merupakan model khusus yang di atas ruang kemudi bus terdapat kelas Sleeper sekaligus memaksimalkan kapasitas penumpang. Istilah populernya disebut dengan “Grand Captain”.

Tentrem
Karena baru ganti model di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, tidak banyak perubahan yang ditampilkan pada produk andalannya, new Avante. Di booth ini terdapat 3 model yang dipamerkan antara lain Avante H8 sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 4 milik MTrans, Avante D2 sasis Volvo B11R-450 Euro 5 milik Epa Star, dan e-Velocity W1 sasis EV Wintrone Orinois 8VL.

Laksana
Ada 3 bus berbeda yang ditampilkan disini dengan perannya masing-masing saat sudah beroperasi nanti, yaitu Legacy SR3 Neo custom sasis EV Hyundai ELEC CITY Bare milik Persija, Legacy SR3 Neo DD Suites Combi sasis Volvo B11R-450 Euro 5 milik Juragan 99 Trans, dan e-Cityline sasis EV Skywell atau Voltera.

Unit paling pusat perhatian di kalangan penggemar bus tentu saja unit milik Juragan 99 Trans. Interiornya sendiri diberikan spek rata kanan alias yang paling mewah dan terbaik yang dibuat oleh Laksana, sebut saja LCD proyektor dan layar tancap, kursi cangkang dengan electric reclining seat, dan audio video on demand (AVOD) yang terintegrasi dengan dashcam sehingga bisa menampilkan kondisi jalan di depan.

Unit nyentrik lainnya ada di unit milik Persija, di mana bus angkut para pemain ini menggunakan bus listrik Hyundai ELEC CITY Bare yang penempatan baterainya di atas alih-alih di bawah. Menurut video spesifikasi di depan bus, sasis EV ini memiliki kapasitas baterai sebesar 290,4 kWh dengan jarak jangkauan hingga 420 kilometer dengan kecepatan konstan 73 km/jam. Untuk mode berkendara bus ini memiliki mode Eco dan Power di mana tenaga maksimal bus ini mencapai 326 ps. Untuk sistem pengecasan Hyundai ELEC CITY Bare mampu menggunakan dual DC charging sebesar 300 kW yang diklaim oleh Hyundai membutuhkan waktu 68 menit untuk ngecas.


Trijaya Union
Masih belum habis, satu booth karoseri yang baru pertama kali hadir ialah Trijaya Union dari Bitung Tangerang. Terdapat 3 produk yang ditampilkan yaitu medium bus Triun mX sasis Mitsubishi Fuso FE 86 milik Telaga Biru, micro bus Neo Grantour sasis Mitsubishi Fuso FE 71 milik U Trans, dan Triun cX sasis Isuzu Giga NLR 85 BL. Unit Triun mX yang paling nyentik secara tampilan karena desainnya ekstrem dengan model lampu utamanya di bagian belakang yang memanjang hingga ke atas, sedangkan paling mewah ada pada Neo Grantour karena pesanan dari U Trans menyematkan fitur yang paling lengkap alias spek rata kanan seperti ambience light hingga kursi dengan leg rest.



Booth ATPM
Ada beberapa booth ATPM yang memeriahkan gelaran Busworld ini, yaitu Inframach yang menjadi distributor sasis MAN dan menampilkan sasis tersebut secara utuh yaitu MAN RR4 26.480 Euro 5 dengan mesin MAN D2676 EEV dan transmisi ZF TraXon. Selain itu ada INVI sebagai distributor sasis Hyundai EV, Kalista dengan produk big bus BRT Higer KLQ6126GABEVR dan medium low entry, dan Golden Dragon dengan produk big bus BRT SAG Golden Dragon XML6125JEVJ0C3 serta van listrik.
Lain-Lain
Tidak hanya dari karoseri dan ATPM, ada juga unit yang ditampilkan dengan tujuan tertentu sebagai media promosi dan pengenalan suatu produk. Pertama terdapat bus Royal Platinum bodi Jetbus5 HD singleglass sasis Mercedes-Benz OF 1623 L Euro 4 yang dipamerkan sebagai unit promosi dari Asosiasi Transportasi Pariwisata Indonesia.

Kedua yaitu bus tingkat TransJakarta dengan konsep “Open Dining Service“, ialah layanan bus tingkat wisata Jakarta yang menghidangkan makanan mewah ala hotel berbintang sambil tur dalam kota dan mendengarkan penjelasan dari guide tour mengenai sejarah kota Jakarta secara story telling.

Terakhir ialah 2 bus klasik yang dipamerkan bagi pengunjung yaitu bus Jepang Mitsubishi MR470 buatan tahun 1963 dan bus Amerika Serikat Dodge D500 buatan tahun 1970an oleh Superior Body Coach di Cawang Jakarta Timur pada era itu. Kedua bus ini sama-sama dimiliki oleh Sumber Alam dan menariknya seusai Busworld SEA 2026 saat bus ini pulang kembali ke garasinya di Kutoarjo Jawa Tengah dengan status bisa dinaiki oleh penumpang yang harga tiket sebesar Rp170.000.
ÂÂÂÂÂView this post on InstagramÂÂÂÂÂÂÂÂÂÂÂ
Karena ajang ini bertajuk business to business, banyak pelaku usaha transportasi melakukan transaksi baik sekadar melihat saja, melakukan pemesanan, hingga serah terima unit alias handover beberapa produk. Tidak sampai di situ, karena merupakan pameran berskala internasional, pelaku usaha transportasi yang datang dari luar negeri seperti Belgia, Norwegia, Tiongkok, India, Bangladesh, hingga negara tetangga seperti Malaysia juga hadir dan mendukung pergerakan bisnis transportasi bus di Indonesia serta bertukar ilmu dan riset.

(RED/EPP).
