Perjalanan Kereta Api ke Bandara Kansai Kembali Beroperasi

Rangkaian KRL melintas di jembatan penghubung yang rusak parah | Japantimes

[19/9]. Setelah hampir 2 minggu lamanya tidak beroperasi akibat Taifun Jebi dan jembatan penghubung tertabrak kapal pengangkut minyak, perjalanan kereta api ke Bandara Kansai kembali beroperasi. Jalur kereta api ke Bandara Kansai dibuka pada Selasa kemarin. Perjalanan kereta kembali dioperasikan oleh JR West dan Nankai Railway pada Selasa dini hari. Meski telah beroperas normal namun kereta tetap melintas dengan kecepatan rendah di tempat kapal pengangkut minyak menabrak jembatan.

Pihak JR West menyatakan dioperasikannya kembali perjalanan kereta ke Bandara Kansai dilakukan setelah jalur kereta dinyatakan aman oleh teknisi jembatan. Selama hampir 2 minggu para teknisi mencaritahu aman tidaknya jalur kereta setelah jembatan ditabrak oleh kapal pengangkut minyak. Meskipun tabrakan yang terjadi luar biasa, namun dampaknya ke jalur kereta sangatlah kecil sehingga jalur dinyatakan aman dan masih bisa digunakan.

baca juga: Perjalanan Kereta Api di Osaka Lumpuh Akibat Topan No. 21

Selama jalur kereta tidak beroperasi, penumpang yang bepergian dari dan menuju Bandara Kansai diangkut menggunakan kapal feri dan bus. Kembali beroperasinya kereta diakui oleh penumpang dan pegawai mempermudah perjalanan mereka. Nishida Tomoya (21) seorang mahasiswa asal Matsubara, Prefektur Osaka yang sedang dalam perjalanan menuju Kyushu mengatakan dirinya merasa terbantu dengan kembali beroperasinya kereta ke Bandara Kansai karena dapat memangkas waktu perjalanan. Bahkan dirinya tiba lebih awal di bandara.

Selain perjalanan kereta api, Terminal 1 Bandara Kansai juga sudah selesai diperbaiki dan perjalanan pesawat kini telah normal kembali. Meskipun kereta api sudah dapat melintas, namun untuk jalan raya sendiri diperkirakan baru dapat digunakan oleh kendaraan pribadi beberapa bulan lagi karena mengalami kerusakan yang sangat parah akibat ditabrak kapal. Hanya beberapa kendaraan yang diperbolehkan melintas seperti bus, limousin, dan kendaraan darurat.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

Japantimes

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: