Formasi KRL Seri 205 Dengan Kereta 6 Pintu Diubah

formasi krl seri 205
KRL seri 205 rangkaian BUD143 dengan posisi kereta 6 pintu yang telah berubah

KRL seri 205 merupakan tipe KRL dengan formasi yang mudah diutak-atik dan diubah-ubah. Susunan yang sederhana seperti KRL JR East modern lainnya membuat KRL ini (dan juga KRL seri 203) mudah direkayasa formasinya.

Di Indonesia, Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang membeli KRL-KRL seri 205 ini dari JR East telah merekayasa formasi KRL seri 205 sejak 2015. Saat itu, KRL seri 205 dari jalur Nambu yang hanya memiliki formasi 6 kereta digandengkan menjadi 12 kereta dengan cara menggandeng dua rangkaian menjadi satu. Rekayasa kemudian dilanjutkan tahun 2016 untuk KRL seri 205 dari jalur Yokohama dan Saikyo, dengan mengubah formasi 8 kereta menjadi 10 dan 12 kereta, dan dari 10 kereta menjadi 12 kereta. Rekayasa ini turut melibatkan KRL seri 205 jalur Nambu.

Rekayasa formasi berhenti sampai suatu hari di tahun 2017. Di hari itu, rangkaian BUD73 yang baru selesai penggantian roda formasinya diubah. Sehingga, kereta-kereta trailer yang tadinya mengisi posisi kereta nomor 6 dan 9 berpindah menjadi kereta nomor 4 dan 7.

formasi krl seri 205
KRL seri 205 rangkaian BOO142, dengan posisi kereta 6 pintu yang berbeda dari rangkaian lainnya

Sepanjang tahun 2018, KCI kembali merekayasa formasi KRL-KRL seri 205 yang memiliki kereta 6 pintu, baik dari jalur Saikyo, Yokohama, maupun Nambu. Rekayasa formasi ini dimulai dari rangkaian milik Dipo Bukit Duri, yaitu BUD18+23 (eks NaHa 34+39 jalur Nambu), di tengah-tengan pekerjaan perawatan akhir lengkap (PAL) di Balai Yasa Manggarai pada Mei 2018 yang lalu.

Awalnya, hanya KRL seri 205 formasi 12 kereta dari jalur Nambu yang memiliki kereta 6 pintu yang formasinya diubah. Namun mulai akhir September lalu, KRL seri 205 formasi 10 kereta juga formasinya mulai diubah. Dimulai dari rangkaian milik Dipo Bogor, yaitu BOO17 (eks HaE 31 jalur Saikyo), di mana kereta 6 pintu yang sedianya mengisi posisi kereta nomor 8 dan 9 diubah menjadi kereta nomor 4 dan 7.

Rangkaian BUD143 yang memiliki formasi 12 kereta juga telah diubah posisi kereta 6 pintunya menjadi nomor 2 dan 11 dari sebelumnya 10 dan 11. Satu rangkaian formasi 10 kereta dari jalur Yokohama, yaitu BOO69, juga telah diubah formasinya mengikuti rangkaian BUD73. Rangkaian BOO71 yang saat ini berformasi 8 kereta akan menyusul saat penggantian roda pada dua keretanya telah selesai dilakukan. Sementara itu, rangkaian BUD68+66 formasi 12 kereta dari jalur Yokohama juga telah diubah posisi kereta 6 pintunya mengikuti rangkaian BUD18+23.

Bagaimanakah susunan rangkaian KRL seri 205 saat ini? Simak penjelasannya di bawah ini.

KRL seri 205 jalur Saikyo

Saat ini, hampir semua rangkaian KRL seri 205 dari jalur Saikyo telah berubah formasinya, dan hanya menyisakan rangkaian BUD89 yang masih memiliki formasi asli. Terdapat empat jenis formasi untuk KRL seri 205 jalur Saikyo, yaitu formasi di mana kereta 6 pintu terdapat pada kereta nomor 4 dan 7, dan pada kereta nomor 2 dan 9 atau 11. Jenis ketiga hanya digunakan pada rangkaian BOO123 yang hanya memiliki satu unit kereta 6 pintu. Sementara itu, jenis keempat hanya digunakan pada rangkaian BOO142.

Formasi jenis pertama

formasi krl seri 205
KRL seri 205 rangkaian BOO128, dengan posisi kereta 6 pintu di kereta nomor 4 dan 7

Formasi ini diketahui digunakan pada rangkaian BOO17, BOO95, BOO121, BOO128 milik dipo Bogor dan BUD99 milik dipo Bukit Duri. Susunan ini merupakan susunan yang mirip dengan KRL seri 205 yang seluruh keretanya merupakan kereta 4 pintu. Kereta 6 pintu berada pada posisi kereta nomor 4 dan 7.

formasi krl seri 205
Rangkaian-rangkaian KRL seri 205 jalur Saikyo dengan formasi tipe pertama

Formasi jenis kedua

formasi krl seri 205
KRL seri 205 rangkaian BOO120, tampak kereta 6 pintu hanya satu unit yang harusnya dua unit, dikarenakan satu unit lain dipindah ke sisi lain rangkaian
formasi krl seri 205
Kereta 6 pintu di sisi utara rangkaian BOO126

Formasi ini merupakan formasi yang sepertinya telah menjadi standar formasi baru KRL seri 205 jalur Saikyo. Terhitung ada 7 rangkaian yang menggunakan formasi ini. Rangkaian-rangkaian tersebut adalah BUD92, BOO120, BOO122, BOO126, BOO141, BOO143, dan BOO144. Satu kereta 6 pintu posisinya dipindah ke belakang kereta kabin dengan nomor seri 205. Sehingga kereta 6 pintu yang aslinya hanya tersedia di salah satu ujung menjadi tersedia di kedua ujung rangkaian.

formasi krl seri 205
Rangkaian-rangkaian KRL seri 205 jalur Saikyo dengan formasi tipe kedua

Formasi jenis ketiga dan keempat

Rangkaian BOO142. Rangkaian ini memiliki posisi kereta enam pintu pada kereta 6 dan 7

Formasi jenis ketiga mirip seperti formasi rangkaian BUD73 dari jalur Yokohama dan hanya digunakan pada rangkaian BOO123. Ini dikarenakan BOO123 hanya memiliki satu unit kereta 6 pintu.

Sementara itu, formasi jenis keempat hanya digunakan pada rangkaian BOO142. Tidak diketahui mengapa rangkaian ini memiliki formasi yang berbeda dengan yang lain. Kereta 6 pintu hanya bergeser sedikit dari kereta nomor 8 dan 9 menjadi kereta nomor 6 dan 7.

Kereta 6 pintu pada rangkaian BOO142 di posisi kereta 6 dan 7
Formasi jenis ketiga dan keempat rangkaian KRL seri 205 jalur Saikyo

KRL seri 205 jalur Yokohama dan Nambu

Pengubahan formasi KRL seri 205 jalur Yokohama mengikuti rangkaian BUD73 jalur Yokohama untuk formasi 10 kereta dan BUD18+23 jalur Nambu untuk formasi 12 kereta. Perbedaan kecil terletak pada formasi 12 kereta. Bila pada rangkaian jalur Nambu posisi kereta 6 pintu di kereta nomor 4, maka pada rangkaian jalur Yokohama posisi kereta 6 pintu di kereta nomor 5.

formasi krl seri 205
Formasi beberapa KRL seri 205 jalur Yokohama dan Nambu yang telah diubah

(RED/MPF)

Susunan rangkaian lengkap KRL seri 205 dapat anda lihat di halaman ini.

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Satu tanggapan untuk “Formasi KRL Seri 205 Dengan Kereta 6 Pintu Diubah

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: