Menengok TBM Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Tampak tunnel boring machine (TBM) yang digunakan dalam proyek kereta ceoat Jakarta – Bandung | Detik Finance

[30/3]. Setelah lama tak terdengar suaranya, proyek Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung mulai memperlihatkan progress yang cukup pesat. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperlihatkan Tunnel Boring Machine (TBM) yang akan digunakan untuk membangun jalur bawah tanah di kawasan Halim. TBM ini didatangkan dari Tiongkok dan mulai dirakit pada Februari lalu.

Perakitan TBM selesai pada akhir Maret. TBM ditempatkan di kilometer 3+300 Tol Jakarta – Cikampek dan ditempatkan menghadap arah Jakarta atau Halim. Lantas apa yang membuat TBM kereta cepat ini berbeda dengan TBM yang digunakan oleh MRT Jakarta?

Tampak TBM kereta cepat dari dekat | Detik Finance

Yang pasti berbeda adalah perusahaan pembuatnya. TBM kereta cepat dibuat oleh Zhanghuabang Wharf yang bermarkas di Shanghai, Tiongkok, sedangkan TBM MRT dibuat oleh Japan System Tunnel Corporation. Ukuran TBM kereta cepat lebih besar yakni memiliki diameter 13,19 meter dan panjang 105 meter. Sedangkan TBM MRT hanya memiliki diameter 6,69 meter dan panjang 90 meter.

Metode kerja yang digunakan hampir sama. TBM kereta cepat dan TBM MRT bekerja dengan metode Shield Tunneling di mana bor menggali tanah dan menempelkan beton ke dinding terowongan di saat yang bersamaan. Meski ukurannya lebih besar, namun kecepatan kerja TBM kereta cepat lebih lambat ketimbang TBM MRT. TBM kereta cepat bekerja dengan kecepatan menggali 8 meter/hari sedangkan TBM MRT bekerja dengan kecepatan menggali 12 – 18 meter/hari.

TBM ini nantinya akan menggali terowongan di bawah Tol Jakarta – Cikampek sepanjang 2,2 kilometer dari KM 3+600 hingga KM 5+800. Dipilihnya metode TBM untuk pembangunan jalur bawah tanah kereta cepat karena pembangunan jalur tidak mengganggu aktifitas warga ataupun menghambat arus lalu lintas di Tol Jakarta – Cikampek. Terlebih kawasan Jatiwaringin yang dilewati oleh jalur bawah tanah ini bisa dibilang ramai dengan aktifitas warga dan padat penduduk. Penggalian jalur bawah tanah akan dimulai pada April ini.

Pembangunan Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung saat ini memang tengah dikebut pengerjaannya. Selain dirakitnya TBM, sejumlah progress pun sudah mulai terlihat di sepanjang jalur. Di Tol Jakarta – Cikampek sejumlah tiang penyangga jalur sudah terlihat dibangun di pinggir jalan tol. Terowongan di kawasan Padalarang, Walini, dan Purwakarta juga sudah menunjukan bentuknya. Ditargetkan kereta cepat Jakarta – Bandung dapat beroperasi 2021 mendatang.

Terowongan Purwakarta yang sudah hampir selesai pengerjaannya | picture by: vendiandreas via Skycrapercity

(RED/BTS)

Detik FInance

Skycrapercity

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: