Sudah Dandan, Nenek Gaul Kini Tampil Cantik!

nenek gaul
Si “Nenek Gaul” 6101F mengawali uji coba dari Stasiun Depok | foto: Muhammad Virzzy

(4/10) – KRL seri 6000 rangkaian 6101F kembali menampakkan diri setelah menghilang selama sebulan dari jalan baja Jabodetabek. Rangkaian yang dijuluki “Nenek Gaul” oleh sebagian pecinta kereta listrik ini baru saja selesai berdandan dan make up di salon (maksud kami, menjalani perawatan akhir lengkap/PAL di Dipo Depok).

KRL yang menjalani debut di Jabodetabek pada 15 September 2016 ini menjalani PAL di Dipo Depok sepanjang September 2019. Sebelum bersolek di salon, Nenek Gaul terlebih dahulu melakukan penambalan bedak (maksud kami, melakukan pengecatan ulang muka) pada bulan-bulan sebelumnya. Nenek Gaul juga sempat melakukan pedicure (maksud kami, melakukan penggantian roda) pada kereta 6901 dan 6001. Sebelumnya, roda pada kereta nomor urut 4 hingga 8 juga telah diganti dan menyisakan kereta nomor urut 3 yang belum di-pedicure.

nenek gaul
Posisi kotak penomoran Kemenhub pada kereta 6201 yang merupakan kereta motor berpantograf diturunkan dari posisi awal. Foto ini diambil dari luar Dipo Depok | foto: Muhammad Virzzy

Uji coba dilakukan dengan rute Depok-Manggarai (PP) setelah lewat tengah hari, Jumat (4/10). 6101F memiliki posisi kotak penomoran Kemenhub yang berbeda antara kereta motor berpantograf dengan kereta motor tak berpantograf dan kereta pengikut. Hal ini berbeda dengan rangkaian 6119F yang telah terlebih dahulu didandani pada Maret 2019. Ini dikarenakan keberadaan “rok” yang tidak dimiliki rangkaian lain. Sedangkan tim make up sepertinya tidak terlalu mementingkan kesamaan posisi kotak nomor.

Kini Nenek Gaul sudah segar lagi dan siap untuk kembali melayani penumpang di Jabodetabek. Sementara itu KRL seri 205 rangkaian BOO73 yang menjalani PAL di Balai Yasa Manggarai rencananya akan diujicobakan pada Senin (7/10) mendatang. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×