India Batalkan Tender Proyek Kereta Semicepat dengan Tiongkok

Perdana Menteri India Narendra Modi saat meresmikan perjalanan KA Vandhe Bharat yang menggunakan rangkaian KA semicepat pada 2019 | Wikimedia

[12/7] Sengketa antara Tiongkok dan India memasuki babak baru, bahkan sudah merambah hingga ke industri perkeretaapian. Kementerian Perkeretaapian India disebutkan akan membatalkan tender pengadaan 44 rangkaian kereta semicepat yang dimenangkan oleh perusahaan manufaktur kereta api asal Tiongkok, CRRC.

CRRC sendiri merupakan satu-satunya perusahaan asing yang ikut dalam lelang tender yang diadakan oleh Integral Coach Factory (ICF) yang bermarkas di Chennai. Dalam lelang tersebut, CRRC bersaing dengan 5 perusahaan lokal India.

Seperti dilansir dari Financial Express, pembatalan tender dengan CRRC disebabkan oleh kebijakan “Make in India” yang digagas dan digalakkan oleh Departemen Perindustrian India. Dalam tender ini sendiri, CRRC bertanggungjawab untuk menyediakan sistem propulsi kereta.

Dalam aturan “Make in India”, tertulis bahwasanya perusahaan yang memenangkan tender haruslah menyediakan konten lokal yang memadai dan memiliki basis di dalam negeri. CRRC sendiri memiliki basis di India yakni CRRC Pioneer Electric yang bermarkas di Gurugram.

Akibat pembatalan tender ini, pembuatan rangkaian kereta semicepat Vande Bharat Express selanjutnya terancam molor selama 2 tahun. Meski demikian, pesaing CRRC seperti Mitsubishi, Alstom, CAF, Siemens, Bombardier, dan Talgo tidak terlihat mengikuti tender yang diadakan.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: