Terlalu Tinggi, Rangkaian SLO9 Gasruk Jembatan Kalioso

Rangkaian SLO9 yang menggasruk peron Stasiun Kadipiro. Tampak AC yang sudah rusak setelah sebelumnya sebelumnya menggasruk jembatan di Kalioso. | Foto: Muhammad Afif

[30/10] Sepertinya hari ini bukanlah hari yang bagus untuk KAI Commuter. Setelah sebelumnya KA 1481 Commuter Line Jakarta Kota – Bekasi via Pasar Senen anjlok di Kampung Bandan, sore tadi rangkaian SLO9 mengalami kerusakan parah usai menggasruk Jembatan Kalioso di Sragen, Jawa Tengah.

Pantograf SLO9 hancur
Kerusakan parah pada pantograf rangkaian SLO9 | Foto: Jacob Tobing

Rangkaian yang sedianya akan dikirim ke Klaten rusak setelah atapnya menggasruk bagian atas Jembatan Kalioso yang ketinggiannya lebih rendah dari atap KRL. Akibatnya pantograf kereta hancur dan AC kereta mengalami kerusakan parah. Bahkan terdapat panel AC yang masih tersangkut di Jembatan Kalioso usai kereta menggasrak jembatan.

Sisa panel AC yang tersangkut di rangka jembatan Kalioso | Foto: AB Rozak
Sisa panel AC yang tersangkut di rangka jembatan Kalioso | Foto: AB Rozak

Meskipun demikian, pengiriman rangkaian SLO9 untuk digunakan sebagai sarana Commuter Line Yogyakarta tetap dilanjutkan. Selanjutnya rangkaian akan menjalani perbaikan setibanya di sana sebelum beroperasi.

Belum selesai masalah di Kalioso, rangkaian SLO9 menggasruk peron Stasiun Kadipiro. Peron stasiun yang memang tidak dirancang untuk loading gauge KRL eks Jepang membuat rangkaian menggasruk peron.

Dari keterangan yang diperoleh Tim REDaksi, pihak KAI akan segera melakukan evaluasi guna mencegah insiden serupa terjadi di masa yang akan datang.(RED/BTS)

2 tanggapan untuk “Terlalu Tinggi, Rangkaian SLO9 Gasruk Jembatan Kalioso

  • Sabtu, 31 Oktober 2020 pada GMT+0700 11:23
    Permalink

    Remuk ini tidak mungkin beroperasi dlm waktu dekat..tidak di ukur dahulu apa ya sebelum memilih rute pengiriman,via selatan mentok terowongan ..via utara mentok juga…

    Balas
  • Minggu, 1 November 2020 pada GMT+0700 13:37
    Permalink

    Akibat dari dibiarkanya sebuah pelanggaran UU perkeretaapian mengenai Loading gate, maka dari itu cintailah produk produk Indoneisia…….

    Balas

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: