Rangkaian Gajayana Larat di Stasiun Malang Kotalama

Empat kereta rangkaian KA Gajayana yang anjlok usai larat dari Stasiun Malang hingga Stasiun Malang Kotalama | Okezone/Avirista Midaada via iNews

[18/11] Rangkaian KA Gajayana larat dan keluar jalur di Stasiun Malang Kotalama siang tadi. Dua kereta pembangkit dan dua kereta eksekutif anjlok dan keluar jalur. Dari informasi yang dihimpun Tim REDaksi, rangkaian larat saat tengah dilangsir di Stasiun Malang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15:00 WIB. Entah bagaimana ceritanya, sebanyak 7 kereta rangkaian Gajayana meluncur sendiri tanpa lokomotif dari Stasiun Malang hingga Stasiun Malang Kotalama sejauh sekitar 3 kilometer.

Rangkaian meluncur dan masuk ke jalur 2 Stasiun Malang Kotalama dan nyaris menabrak pekerja yang tengah melakukan penggantian wesel. Rangkaian baru berhenti setelah 4 kereta paling depan anjlok dan keluar jalur.

Satu unit eskavator rusak akibat ditabrak rangkaian yang larat. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian rangkaian dalam keadaan kosong dan pekerja yang tengah memperbaiki wesel berhasil menyelamatkan diri.

Belum diketahui secara pasti penyebab laratnya rangkaian KA Gajayana ini. Hingga berita ini diturunkan proses evakuasi rangkaian masih berlangsung.

Peristiwa ini seperti mengulang kejadian yang terjadi pada tahun 2011 silam. Seperti dilansir dari Nusadaily, pada 4 Januari 2011, empat kereta dari rangkaian KA Gajayana larat dari Stasiun Malang hingga Stasiun Malang Kotalama. Jalur sempat dipindahkan ke arah sepur badug untuk menghentikan rangkaian yang meluncur.

Nahas rangkaian menghantam sepur badug dan baru berhenti setelah menabrak 3 rumah yang berada di depannya. Akibat peristiwa ini seorang anak berusia 2,5 tahun tewas serta menyebabkan empat unit sepeda motor dan dua unit becak hancur. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: