Resmi Berlaku 10 Februari, Beginilah Perubahan pada GAPEKA 2021
KA Kelas Campuran

Sementara itu KA Kelas Campuran yang ramai menjadi topik pembicaraan adalah KA Malabar dengan relasi barunya Bandung-Malang pp, tidak lagi sampai Jakarta Pasar Senen seperti pada GAPEKA 2019. KA yang sebelumnya merupakan kereta kelas campuran ekonomi 106 tempat duduk-bisnis-eksekutif berubah menjadi kereta kelas campuran ekonomi 80 tempat duduk-bisnis-eksekutif.

Seperti umumnya KA lain di GAPEKA 2021, terjadi percepatan waktu perjalanan untuk beberapa KA kelas campuran, dengan yang paling signifikan pada Malabar yang sampai 150 menit. Akan tetapi, KA Mataram justru lebih lambat 16 menit pada GAPEKA 2021.
KA Jayabaya akan menjadi satu-satunya KA yang masih langsung menghubungkan Malang, Bangil, dan Sidoarjo ke Jakarta via Surabaya. Sedang untuk Malang-Bandung via Surabaya sudah tidak tersedia karena KA Mutiara Selatan relasinya menjadi Surabaya Gubeng-Bandung saja setelah sebelumnya diperpendek dari relasi asli Malang-Gambir via Bandung dan Surabaya Gubeng sejak pandemi COVID-19. Berikut adalah tabel perbandingannya.

Catatan: Nomor perjalanan pada KA Jayabaya yang ditampilkan adalah nomor perjalanan sesuai aplikasi KAI Access. Pada GAPEKA nomor perjalanan KA Jayabaya berubah di Stasiun Surabaya Pasar Turi.
Untuk KA Mutiara Selatan, Lodaya, Ranggajati, Logawa, Wijayakusuma, Brantas, Gaya Baru Malam Selatan dan beberapa KA lain yang merupakan KA kelas campuran masih belum tampak di kanal pemesanan tiket KA saat artikel ini dibuat.
Halaman Sebelumnya: KA Ekonomi Komersial
Halaman Selanjutnya: KA Ekonomi PSO
Pingback: KAI Kembali Uji Coba Peningkatan Kecepatan di Lintas, Kali Ini ke Merak - Railway Enthusiast Digest