KAI Kembali Uji Coba Peningkatan Kecepatan di Lintas, Kali Ini ke Merak

uji coba peningkatan kecepatan
Lokomotif CC2061340 menghela KLB uji coba peningkatan kecepatan lintas Tanah Abang-Merak | Foto: Oveliru Albari

REDigest.web.id, 15/6 – PT Kereta Api Indonesia (KAI, Persero) kembali melakukan uji coba peningkatan kecepatan KA di lintas. Hari ini, KAI mengujicoba peningkatan kecepatan di ruas Tanah Abang-Merak (PP).

Uji coba menggunakan lokomotif CC2061340 milik Depo Sidotopo sebagai lokomotif dinas. Lokomotif ini menghela empat kereta yaitu K3 0 66 48, B 0 14 29, B 0 14 30, dan KMP3 0 09 01.

Uji coba ini berlangsung di siang hingga sore hari. Menurut informasi, dalam uji coba ini kecepatan maksimum antara Parung Panjang dan Rangkasbitung naik menjadi 70 km/jam dari sebelumnya 65 km/jam. Sedangkan kecepatan maksimum antara Serang dan Merak naik menjadi 80 km/jam dari sebelumnya 65 km/jam.

Sementara itu, kecepatan maksimum antara Tanah Abang dan Parung Panjang serta Rangkasbitung dan Serang tidak berubah. Antara Tanah Abang dan Parung Panjang, kecepatan maksimum tetap 70 km/jam. Sedangkan antara Rangkasbitung dan Serang, kecepatan maksimum tetap 80 km/jam.

Selain ruas Tanah Abang-Merak, rencananya uji coba sejenis juga akan berlangsung di lintas lainnya. Rencananya, uji coba akan berlangsung esok hari di lintas Duri-Tangerang dan Citayam-Nambo.

Sejarah uji coba peningkatan kecepatan KA dan penerapannya

KA Taksaka, salah satu KA yang mendapat peningkatan kecepatan sejak 24 September 2021 | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Sebelumnya, berbagai uji coba peningkatan kecepatan KA telah berlangsung sejak September 2020 lalu. Awalnya, KAI menerapkan peningkatan kecepatan ini pada pemberlakuan Grafik Perjalanan KA (GAPEKA) 2021 dengan kecepatan maksimum hingga 105 km/jam.

Kemudian, KAI kembali menerapkan peningkatan kecepatan pada KA Argo Bromo Anggrek dengan kecepatan maksimum hingga 110 km/jam pada Juni 2021. Hal ini membuat perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Surabaya Pasar Turi hanya memerlukan waktu 8,5 jam.

Puncaknya menjelang peringatan HUT ke-76 KAI, KAI menerapkan peningkatan kecepatan pada lebih banyak KA penumpang unggulan dengan kecepatan maksimum hingga 120 km/jam. KAI menerapkan hal ini pada 24 September 2021, empat hari sebelum HUT ke-76 KAI.

Tak hanya KA penumpang unggulan, KRL Commuter Line wilayah Jabodetabek juga menjadi sasaran peningkatan kecepatan. Di Januari 2022, KAI Commuter mengujicoba peningkatan kecepatan di antara Stasiun Jatinegara-Stasiun Cikarang di Lin Cikarang pada malam hari. Pada uji coba tersebut, kecepatan maksimum KRL adalah 100 km/jam.

KAI Commuter kembali mengujicoba peningkatan kecepatan di ruas yang sama di siang hari pada Februari 2022. Namun kali ini kecepatan maksimum berkurang menjadi 90 km/jam. Peningkatan kecepatan KRL di Lin Cikarang akhirnya berlaku setelah perubahan perjalanan KRL akibat switch over ke-5 (SO5) Stasiun Manggarai dengan kecepatan maksimum 95 km/jam pada 28 Mei 2022 lalu.

Peningkatan kecepatan KA ini sejalan dengan slogan HUT ke-76 KAI. Slogan tersebut berbunyi “Melayani Lebih Cepat dan Lebih Baik”.

Video oleh Argo Raung. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: