Beginilah Teknis Operasional KRL Komuter Premium

Interior KRL Bandara Premium
Interior KRL Bandara Premium | Foto: KAI Bandara via Kereta Api Kita

[30/3] Tanggal 1 April mendatang KAI Bandara akan meluncurkan layanan baru untuk penumpang komuter yakni KRL Premium. Bahkan KAI Bandara telah mengeluarkan rilis mengenai pengoperasian KRL Premium ini. Namun masih banyak masyarakat dan pecinta kereta api yang bertanya-tanya bagaimanakah teknis pengoperasian KRL Premium ini?

Dalam acara Bincang Santai KAI Bandara dengan Pelanggan yang diadakan melalui Zoom Meeting pada Selasa (30/3) sore dijelaskan mengenai hal tersebut. Commercial Passenger KAI Bandara Andina Anggita menjelaskan meski menggunakan rangkaian yang sejenis, terdapat perbedaan layanan antara KA Bandara Eksekutif dan KRL Premium.

Seperti jadwal, pembelian tiket, tarif, jumlah penumpang, hingga susunan kursi. Untuk jadwalnya sendiri sementara hanya terdapat 10 perjalanan KRL Premium yang mengambil slot dari perjalanan KA Bandara Soekarno Hatta di mana 5 perjalanan dari Manggarai dan 5 perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta dengan headway 2,5 jam sekali.

Jadwal KRL Bandara
Jadwal KRL Bandara termasuk KRL Premium (bertanda bintang) | Foto: KAI Bandara

Untuk tarifnya sendiri seperti yang sudah dirilis oleh pihak KAI Bandara, tarif KRL Premium dipatok flat Rp5.000 untuk perjalanan Manggarai-BNI City-Duri-Batuceper dan Rp30.000 jika sampai Bandara Soekarno Hatta.

Untuk pembelian tiket KRL Premium sendiri sementara hanya bisa dilakukan melalui vending machine, aplikasi Railink, dan situs web resmi KAI Bandara dan belum bisa menggunakan skema tap and go menggunakan KMT dan kartu bank. Meski demikian, pihak KAI Bandara sendiri sedang mengusahakan agar penumpang KRL Premium bisa menggunakan metode tap and go untuk melakukan perjalanan.

Untuk kapasitas angkut sendiri KRL Premium memiliki kapasitas penumpang 232 orang di mana tidak semua penumpang mendapatkan tempat duduk. Tempat duduk kereta dibuat memanjang seperti Commuter Line dan disediakan hand grip untuk penumpang berdiri. Sementara untuk fasilitas USB charger, Andina mengatakan pihak KAI Bandara sedang mengusahakan supaya USB charger tetap bisa digunakan.

Andina mengatakan nantinya akan dilakukan evaluasi dalam uji coba KRL Premium ini. Jika respon dari masyarakat bagus, maka tak menutup kemungkinan ke depannya perjalanan KRL Premium akan ditambah. Andina juga mengatakan tidak menutup kemungkinan juga layanan KRL Premium akan diperluas ke lintas lain seperti Bogor dan Bekasi. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×