MRT Jakarta Temukan Rel Eks Trem Batavia di Kawasan Kota Tua

Trem Kota Tua
Jalur trem di Kota Tua Jakarta, antara 1870-1900 | Foto: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

REDigest.web.id, 2/9 – MRT Jakarta kembali menemukan artefak saat pembangunan fase 2. Kali ini artefak yang ditemukan adalah rel eks trem.

Dilansir dari Detik, berdasarkan keterangan Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim, rel trem ini ditemukan di Kota Tua, tepatnya di depan gedung Bank Mandiri. Rel eks trem tersebut ditemukan saat proses investigasi arkeologi pada Agustus kemarin.

Silvia mengatakan tim investigasi arkeologi MRT Jakarta sedang meneliti temuan tersebut bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Pihaknya akan mencocokkan rel trem tersebut dengan hasil studi yang telah ada untuk mengetahui nilai sejarahnya. Baru kemudian akan ditentukan langkah selanjutnya.

Penemuan rel trem ini sendiri bukan yang pertama kali di Jakarta. Pada 2018 silam, saat pengerukan aspal di wilayah Glodok, ditemukan rel bekas trem di depan halte TransJakarta Glodok. Berdasarkan peta trem Batavia, rel yang berada di depan gedung Bank Mandiri dan di Glodok ini adalah bagian dari jalur trem Jakarta Kota-Harmoni.

Dalam konstruksi MRT Jakarta fase 2, sejumlah artefak juga telah ditemukan saat proses penggalian. Pada Agustus 2020 misalnya, ditemukan fragmen keramik, piring, dan batu bata di bawah Monas. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×