Shinkansen E4 Resmi Pensiun Dari Dinasan

Shinkansen E4 JR East
Ilustrasi Shinkansen E4 JR East | Foto: DAJF, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

REDigest.web.id, 5/10 – Setelah berdinas selama puluhan tahun, Jumat (1/10) kemarin menjadi hari terakhir Shinkansen seri E4 berdinas di jalur Joetsu Shinkansen. Seri ini telah tergantikan oleh Shinkansen seri lain yang lebih muda seperti seri E7.

Dilansir dari mainichi.jp kru kereta dan staf pemeliharaan East Japan Railway Company mengucapkan selamat tinggal Max – Multi Amenity Express sebagai seri Shinkansen yang mewujudkan transportasi penumpang massal berkapasitas besar sejak tahun 1990-an. Berdasarkan wawancara mainichi.jp dengan petugas kereta Masayuki Ito, selama ia bertugas para penumpang yang menaiki Shinkansen seri E4 sangat senang dan gembira karena pemandangan yang ditawarkan saat memasuki dek atas. Masayuki juga berharap penumpang dapat merasakan kemegahan Max sampai di perjalanan terakhirnya.

Shinkansen seri E4 hadir sebagai bentuk dari latar belakang tren bepergian jarak jauh, ditambah permintaan penumpang yang meningkat saat ingin ber-ski juga menjadi bukti kuat JR East mengakomodir pengguna di jalur Joetsu Shinkansen. Shinkansen seri E4 bertugas pada layanan Max Toki dan Max Tanigawa. Max Toki berdinas antara Tokyo-Niigata dengan layanan pemberhentian terbatas dan Max Tanigawa berdinas antara Tokyo-Echigo-Yuzawa dengan layanan berhenti di semua stasiun.

Shinkansen E4
Salah satu interior Shinkansen E4 pada bagian dek atas | Foto: DAJF, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

Shinkansen seri E4 dibuat dari tahun 1997 sampai 2003 dengan total 208 kereta bertingkat atau 26 set yang telah diproduksi dengan setiap set memiliki formasi 8 kereta bertingkat. Satu set Shinkansen seri E4 memiliki kapasitas total 817 tempat duduk, apabila dalam dinasannya 2 set digabung menjadi satu maka kapasitasnya membengkak menjadi 1634 tempat duduk, menjadikan Shinkansen seri E4 memiliki kapasitas penumpang terbesar di dunia untuk kereta berkecepatan tinggi.

Shinkansen seri E4 mulai berdinas dari tahun 1997, seri ini merupakan Shinkansen kedua di Jepang yang murni semua keretanya berjenis double-decker, sebelumnya didahului oleh Shinkansen seri E1 yang telah berdinas sejak tahun 1994 dan pensiun sepenuhnya pada tahun 2012. Dan di tahun 2021 ini Shinkansen seri E4 resmi pensiun dari dinasannya, menjadikan seri ini sebagai Shinkansen terakhir di Jepang yang memiliki kereta bertingkat yang dioperasikan secara reguler. Dengan berhenti beroperasinya Shinkansen seri E4, sudah tidak ada lagi Shinkansen double-decker yang melayani di jalur manapun. (RED/EPP)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×