Viral! Jarak Kursi Kereta Ekonomi Generasi Baru Kembali Jadi Keluhan

jarak kursi kereta ekonomi
Ilustrasi: KA Argo Cheribon melintasi Stasiun Cikini | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 9/8 – Jarak antara kursi pada kereta ekonomi generasi baru milik PT Kereta Api Indonesia (KAI, Persero) kembali jadi keluhan pengguna jasa KA. Kali ini, kereta ekonomi generasi baru keluaran tahun 2016-2017 yang menjadi sasaran keluhan tersebut.

Melansir dari media sosial Twitter, warganet dengan akun @Widino sedang menaiki KA Argo Cheribon pada kelas ekonomi saat membuat keluhan. Kala itu, Dino (seperti nama tampilannya) sedang mengatur kemiringan kursi untuk bersandar.

Namun, pengguna jasa KA yang duduk di belakangnya kemudian berkata pada Dino untuk tidak mengatur kemiringan kursinya. “Pak, jangan disandarin (kursinya). Dengkul (lutut) saya makin mentok,” kata pengguna jasa tersebut.

Dino kemudian melihat ke belakang dan mendapati pengguna jasa di belakangnya bahkan harus duduk sampai miring. Kemudian, Dino meminta maaf pada pengguna jasa tersebut dan langsung mengurungkan niatnya untuk mengatur kemiringan kursinya.

Dalam cuitannya, Dino juga membayangkan kursi penumpang dengan konfigurasi berhadapan sehingga akan terjadi adu lutut antara penumpang. Warganet lain bahkan ada yang mengunggah foto ketika penumpang harus membuka kakinya sangat lebar untuk mencegah adu lutut antar penumpang. Meski demikian, dalam contoh tersebut ia mengunggah kursi kereta ekonomi tipe lama yang memang memiliki jarak kaki lebih sempit.

Dino juga mengusulkan pengurangan jumlah baris kursi di kereta ekonomi dalam cuitannya. Warganet lain menanggapi bahwa KAI “Harus memanusiakan manusia soal jarak antar kursi pada kereta kelas ekonomi”. Bahkan, salah satu warganet lainnya mengusulkan agar kursi di kereta ekonomi juga dapat selalu searah perjalanan KA (reversible).

Sekilas Kereta Ekonomi Generasi Baru dan Jarak Kursinya

Ilustrasi: KA Argo Cheribon di Stasiun Cikaum | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

Kereta ekonomi generasi baru milik KAI terdiri dari 80 kursi dengan konfigurasi 10 baris kursi searah perjalanan KA dan 10 baris lainnya berlawanan arah perjalanan KA. Kereta-kereta ini merupakan buatan PT Industri Kereta Api (INKA, Persero).

Kereta ini merupakan bagian dari program satu desain untuk dua kelas (ekonomi dan eksekutif) yang pertama kali meluncur di tahun 2016. Kemudian, basis dari kereta-kereta ini juga meluncur sebagai kelas premium di tahun 2017. Kereta-kereta ini sekaligus juga menjadi basis untuk kereta-kereta keluaran tahun 2018 dan 2019.

Namun, terdapat perbedaan yang sangat mencolok pada kereta-kereta keluaran tahun 2018 dan 2019. Kereta-kereta ini menggunakan baja tahan karat (stainless steel) sebagai bahan dasar badan kereta. Pada kereta-kereta keluaran 2016 dan 2017 masih menggunakan baja biasa (mild steel).

Kereta ekonomi generasi baru keluaran 2016 pada KA Argo Cheribon | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Kursi pada kereta-kereta ini tidak reversible sehingga akan selalu searah atau berlawanan arah perjalanan KA. Hal ini sering menjadi keluhan pengguna jasa KA akibat merasakan pusing dan mual ketika harus duduk berlawanan arah perjalanan KA.

Jarak antar kursi pada kereta-kereta ekonomi generasi baru juga sering menjadi keluhan. Ini karena jarak antar kursi pada baris kursi yang berhadapan (baris 10-11) sangatlah luas. Hal ini kontras dengan jarak antar kursi pada baris-baris kursi yang satu arah.

Mengacu pada usulan Dino, bila satu baris kursi berkurang pada kereta kelas ekonomi generasi baru, maka akan ada 76 kursi yang tersedia untuk pengguna jasa KA. Namun dengan konfigurasi tersebut, jarak antara kursi dapat lebih manusiawi dan konfigurasi kursi dapat menjadi reversible sehingga selalu searah perjalanan KA. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

One thought on “Viral! Jarak Kursi Kereta Ekonomi Generasi Baru Kembali Jadi Keluhan

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: