Berita KABusBus Rapid Transit/PerkotaanIndonesiaKereta ApiLRT JakartaMRT Jakarta

Gubernur DKI Resmikan Tarif Integrasi Meski Masih Terdapat Kendala

Ilustrasi: Sebuah bus TransJakarta di Halte Kejaksaan Agung yang terintegrasi dengan Halte CSW 1 (Koridor 13), Halte CSW 2, Halte Kejaksaan Agung, Halte ASEAN, dan Stasiun MRT ASEAN | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 8/10 – Setelah proses mulai dari Maret, tarif integrasi untuk moda transportasi DKI Jakarta akhirnya diresmikan juga. Peresmian ini Gubernur DKI Jakarta lakukan di tengah kendala yang pengguna TransJakarta saat ini alami terkait sistem tarif ini.

Melansir dari Kumparan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan sistem pembayaran tarif integrasi transportasi DKI Jakarta di Halte CSW. Tarif integrasi ini mencakup ketiga moda transportasi andalan DKI Jakarta, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan TransJakarta. Dalam sambutannya, Anies mengatakan seluruh tahapan integrasi moda transportasi umum di Jakarta telah rampung.

Ia menambahkan pada dasarnya ada tiga tahap integrasi transportasi. Yakni mempertemukan rute transportasi umum, pengelolaan, dan terakhir sistem pembayaran. Dengan tarif integrasi ini, seluruh kartu dari PT JakLingko Indonesia ataupun bank akan terintegrasi otomatis dengan pembayaran maksimum Rp10.000.

Pendekatan yang DKI Jakarta ambil adalah account based ticketing yang diklaim hanya ada di empat negara di dunia. Keempatnya adalah Indonesia, Singapura, Inggris, dan Hong Kong. Dengan pendekatan ini, seluruh transportasi di Jakarta wajib one man one ticket, termasuk TransJakarta yang baru menerapkan sistem ini pada Selasa (4/10) kemarin.

Kendala yang Terus Berlanjut

Meskipun telah berlangsung beberapa hari, kendala yang menimpa sistem pertiketan TransJakarta sejak perubahan sistem tarif sepertinya belum usai. Saat penulisan, ketika Tim REDaksi melakukan pencarian terhadap topik “Transjakarta” dan “TransJakarta tap out” di Twitter, masih banyak keluhan terkait potongan saldo ganda. Ada juga keluhan terkait lamanya antrean pengguna TransJakarta karena sistem baru ini, ataupun sulitnya proses refund saldo.

JakLingko Indonesia selaku pemegang sistem integrasi tiket sendiri telah mensosialisasikan kebijakan one man one ticket di media sosial mereka. Selain itu, TransJakarta juga telah mengarahkan pengguna untuk menghubungi call center JakLingko di WhatsApp 0812-6000-1440, telepon 021-29223034, ataupun alamat email customercare@jaklingkoindonesia.co.id. (RED/IHF)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×