BusBus Antar Kota

Pemerintah Indonesia dan Timor Leste Buka Layanan Bus ALBN Kupang-Dili

Bus Tentrem ALBN
PO Bagong bodi Tentrem Navigator dengan sasis Mitsubishi FE 84G yang bertugas sebagai bus antarnegara Kupang-Dili. | Foto: Instagram bagongbis

REDigest.web.id, 1/4 – Bila membicarakan perjalanan bus antarnegara di Indonesia, yang terpikirkan secara langsung adalah bus ALBN (Antar Lintas Batas Negara) dari Pontianak ke Kuching di Malaysia ataupun dari Pontianak ke Bandar Seri Begawan di Brunei Darussalam secara pulang-pergi. Namun selain Pontianak, ada satu kota lagi yang telah membuka layanan bus antarnegara dari Indonesia menuju Timor Leste, yaitu bus ALBN rute Kupang-Dili PP.

Bersumber dari Antara News pada Kamis (30/3) bertempat di terminal tipe A Bimoku Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat membuka layanan bus ALBN dengan sangat gembira. Viktor menjelaskan kegembiraannya tersebut merupakan ekspresi dari terwujudnya layanan bus antarnegara tersebut, meski sederhana namun pembukaan bus ALBN ini merupakan “pintu kesuksesan” yang penting bagi masa depan negara Indonesia dan Timor Leste untuk menciptakan kolaborasi yang tinggi mencapai kesejahteraan bersama.

Meluncurnya layanan ALBN Kupang-Dili PP ini tidak lepas dari hasil kesepakatan Pemerintah Republik Indonesia dengan Timor Leste yaitu bagian dari nota kesepahaman atau MoU (memorandum of understanding) tentang “On Cross Border Movement of Commercials Buses and Coaches Between Indonesia and Timor Leste” (Pergerakan Bus Komersial Lintas Batas Antara Indonesia dan Timor Leste).

Untuk perusahaan otobus (PO) yang berperan pada layanan ALBN ini di antaranya ada Damri dan Bagong dari Indonesia dan Babadok Express dari Timor Leste. Damri menggunakan medium bus Laksana Tourista dengan sasis Isuzu, Bagong menggunakan medium bus Tentrem Navigator dengan sasis Mitsubishi, dan Babadok Express menggunakan big bus ukuran pendek CBU Tiongkok. Fasilitas yang tersedia dari ketiga PO tersebut terdapat kursi format 2+2 sebanyak 29 atau 31 tempat duduk, pengaturan reclining seat, air conditioner, LCD TV/DVD/Music, hingga toilet.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by bagongbis_official (@bagongbis)

Daerah yang dilalui dan menjadi titik berangkat atau tiba oleh ketiga PO tersebut antara lain Terminal Bimoku Kupang, Terminal Haumeni Soe, Terminal ALBN Kefamenanu, PLBN Mota’ain, Aidabalaten, Maubara, Liquica, Tibar, dan Dili. Untuk harga tiketnya sendiri dimulai dari 350 Ribu Rupiah untuk kelas AC non toilet hingga sebesar 40 atau 60 Dollar Amerika untuk fasilitas yang paling lengkap seperti WiFi dan charger handphone. (RED/EPP)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×