Melihat Lebih Dekat Progress LRT Jakarta Fase 1B
REDigest.web.id, 23/3 – Setelah cukup lama “terpencil” dari layanan berbasis rel lainnya, proyek LRT Jakarta kembali dilanjutkan. Proyek LRT Jakarta Fase 1B yang nantinya akan menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Manggarai saat ini tengah dikebut konstruksinya. Sejak groundbreaking pada Oktober 2023 lalu, sudah sejauh apa progress proyek ini? Tim REDaksi menyusuri proyek ini dari Velodrome hingga Manggarai pada Jumat (23/3) kemarin.
Di kawasan Velodrome terlihat pagar seng dipasang di sejumlah titik proyek. Di Jl. Balap Sepeda depan stasiun, pagar pembatas proyek dipasang di tengah jalan yang nantinya akan dibangun pilar girder. Sementara di lokasi groundbreaking di depan pintu masuk stasiun sisi barat, eskavator terlihat tengah melakukan penggalian pondasi jalur.
Progress tercepat terlihat di depan Mall Arion. Sejumlah tiang pancang terlihat sudah berdiri bahkan ada yang sudah jadi. Pondasi tiang sendiri juga terlihat sedang dibuat dan beberapa tiang terlihat sedang dicor oleh pekerja.
Berlanjut ke dekat Halte TransJakarta Sunan Giri yang rencananya akan menjadi Stasiun Rawamangun terlihat tengah dilakukan pembangunan pondasi jalur dan stasiun. Di sisi pedestrian terlihat sejumlah galian yang kemungkinan akan menjadi pondasi pintu masuk stasiun. Platform sementara juga dibangun di Halte Sunan Giri untuk mengakomodir penumpang TransJakarta.
Di depan kampus UNJ terlihat juga tengah dilakukan penggalian pondasi jalur. Sejumlah alat berat seperti crane, eskavator, dan bor terlihat tengah bekerja melakukan penggalian saat Tim REDaksi melakukan peliputan.
Pekerjaan konstruksi juga terlihat di sepanjang Jl. Pemuda mulai dari depan kampus UNJ hingga perempatan Pramuka. Di perempatan ini rencananya akan dibangun long span yang akan membentang di atas Tol Dalam Kota hingga memasuki Stasiun Pramuka BPKP.
Lain halnya dengan di dekat Halte TransJakarta Pramuka BPKP yang rencananya akan dibangun Stasiun Pramuka BPKP hingga Halte TransJakarta Pasar Genjing yang rencananya dibangun Stasiun Pasar Pramuka. Hanya terlihat beberapa eskavator dan crane kecil di sini. Namun progress pekerjaan sudah terlihat yakni pembongkaran separator jalan.
Lebih jauh lagi di Underpass Pasar Pramuka, sejumlah alat berat terlihat sedang melakukan penggalian pondasi di sana. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan akibat proyek.
Pekerjaan serupa juga terlihat di kawasan flyover Matraman yang rencananya akan dibangun jalur yang melintang di atas flyover, dan Stasiun Matraman di dekatnya.
Sedikit maju ke arah pertigaan Tambak. Meski rencananya jalur arah Manggarai akan dibangun belakangan namun terlihat sudah dilakukan pembangunan tiang pancang jalur di sini. Terlihat beberapa rangka pilar sudah ditanam bahkan beberapa sudah ada yang mulai dicor. Penggalian pondasi juga dilakukan di sepanjang Jl. Tambak hingga depan RS Tambak dan Pintu Air Manggarai.
Berjalan lebih jauh ke pertigaan Minangkabau yang rencananya akan dibangun Stasiun LRT Manggarai. Pagar seng terlihat sudah dipasang dari pertigaan Minangkabau hingga Halte TransJakarta Pasar Rumput. Namun belum terlihat adanya pekerjaan di sini.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B memakan 2 ruas jalan yang merupakan jalur TransJakarta Koridor 4 Pulogadung-Galunggung. Akibatnya bus TransJakarta pun terpaksa berjalan di jalur yang sama dengan kendaraan lain.
Meski memakan jalur TransJakarta, jalan dibuat melebar kembali ketika mendekati halte TransJakarta sehingga ketika bus akan memasuki halte akan menikung tajam mengikuti pagar seng proyek. Begitu pun ketika berangkat dari halte.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B rencananya akan dibagi dalam 2 tahap konstruksi yakni tahap 1 Velodrome-Pasar Pramuka yang ditargetkan rampung pada akhir 2024 dan tahap 2 Pasar Pramuka-Manggarai yang ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.(RED/BTS)