Berita KAIndonesiaKereta ApiMRT Jakarta

Jauh Panggang dari Api MRT ke Tangerang Selatan

MRT Jakarta Blok M
Armada MRT Jakarta di Blok M | Foto: RED/Bayu Tri Sulistyo

REDigest.web.id, 29/4 – Rencana perpanjangan layanan MRT Jakarta sampai Tangerang Selatan kembali naik ke permukaan. Meski demikian warga Tangsel sepertinya masih harus menyimpan impian tersebut.

Seperti dikutip dari Detik Finance, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan masih belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai proyek tersebut. Ia mengatakan untuk melaksanakan proyek ini diperlukan kesiapan dari pemerintah daerah terutama dari segi finansial.

Mengingat proyek ini adalah tanggung jawab daerah, maka pemda harus bisa membiayai proyek tersebut. Jika anggaran tak cukup, pemda bisa mengajukan pinjaman ke pemerintah pusat dengan syarat pemda harus bisa menanggung minimal 51 persen pinjaman.

Sebagai catatan APBD Kota Tangerang Selatan yang sudah disepakati bernilai Rp5,38 triliun dengan defisit Rp510 miliar. Sementara APBD Provinsi Banten tahun 2024 bernilai Rp11,86 triliun dengan defisit Rp120 miliar. Untuk perbandingan biaya pembangunan MRT Jakarta Fase 1 seperti dikutip dari Okezone menelan biaya sebesar Rp16 triliun.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan baik Pemprov Banten ataupun Pemkot Tangsel tidak akan sanggup untuk membangun jalur MRT ke Tangerang Selatan. Pasalnya biaya pembangunannya cukup mahal dan menguras anggaran daerah. Namun Djoko mengatakan keduanya tetap bisa untuk membuat layanan feeder MRT dari Lebak Bulus ke sejumlah wilayah di Tangerang Selatan.

Tampak samping dari konsep Stasiun Jatake. Stasiun ini akan menjadi hasil kolaborasi antara Pemerintah dan Swasta. | Foto: KAI

Tidak menyerah, Pemkot Tangerang Selatan pun mendekati pengembang properti terbesar di Indonesia, Sinarmas Land, untuk ikut berinvestasi di perpanjangan rute MRT ini. Sinarmas sendiri sempat mengutarakan keinginannya untuk membangun MRT pada 2018 lalu.

Meski demikian, Media Relation and Networking Sinar Mas Land Fajar Muhammad Jufri mengatakan pihaknya masih belum membahas rencana perpanjangan rute MRT ke Tangerang Selatan. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus dengan rencana integrasi wilayah BSD dengan layanan Commuter Line Lin Rangkasbitung dengan pembangunan Stasiun Jatake.(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×