IndonesiaKereta Api

Viral Kursi Diduduki WNA, Berikut Tanggapan KAI dan Penumpang

Ilustrasi: KA Kertanegara di Stasiun Soka. KA Malioboro Ekspres yang menjadi tempat kejadian perkara menggunakan rangkaian yang serupa. | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 5/4 – Pekan lalu sempat viral kejadian kursi penumpang KA Malioboro Ekspres diduduki oleh penumpang lain yang kebetulan merupakan WNA. Berdasarkan kiriman dari media sosial, kejadian ini terjadi pada hari Minggu lalu. Saat itu, salah seorang penumpang dengan akun Kipli Wijaya mengeluhkan kejadian tersebut saat ia menaiki KA Malioboro Ekspres dari Solo Balapan ke Madiun.

Ia pun kemudian melanjutkan keluhannya karena meski ia telah memanggil kondektur, ia merasa kondektur tersebut tidak menanggapi keluhannya. Ia pun kecewa dengan pelayanan tersebut. Kiriman tersebut pun viral sampai ke Twitter, salah satunya ke akun @Calomagang dan kemudian viral ke media massa, dengan salah satunya adalah Kompas.

Tanggapan Pihak KAI

Tim REDaksi pun menghubungi pihak KAI untuk klairifkasi atas kejadian ini. Berdasarkan keterangan VP Public Relatons KAI Joni Martinus, pihak KAI pertama-tama menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan miskomunikasi yang dirasakan oleh salah satu penumpang, atas laporan kursinya yang ditempati oleh penumpang lain.

Joni menyampaikan “Kondektur menerima laporan adanya penumpang WNA di gerbong kereta Premium 1 yang menempati tempat duduk tidak sesuai dengan tiket. Selanjutnya kondektur menindaklanjuti dengan mendatangi gerbong kereta Premium 1, kemudian menertibkan beberapa penumpang WNA atas keluhan penumpang yang duduk tidak sesuai dengan tiket.”

Selanjutnya Joni juga menerangkan “Kondektur menangani keluhan dari penumpang di kereta lainnya. Ternyata di kereta Premium 1 masih ada penumpang WNA lainnya yang masih duduk tidak sesuai dengan tiket. Saat akan menangani kasus miskomunikasi ini, penumpang WNA yang dilaporkan penumpang tersebut sudah turun di stasiun tujuan. Hal ini karena dekatnya jarak antara stasiun keberangkatan (Stasiun Solo Balapan) dan stasiun tujuan (Stasiun Madiun) yang hanya menempuh waktu sekitar 1 jam.”

Ia pun menutup keterangan dengan mengatakan “KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk selalu menempati kursi sesuai yang tertera di tiket. Jika mendapati kursinya ditempati oleh orang lain, penumpang dapat mengomunikasikan secara langsung kepada yang bersangkutan.”

Tanggapan Penumpang

Tangkapan layar balasan KAI terkait keluhan penumpang yang bersangkutan | Foto: Istimewa

Secara paralel, Tim REDaksi juga menghubungi pihak penumpang atas kejadian ini. Berdasarkan keterangan penumpang bersangkutan, menurutnya ada beberapa pernyataan KAI yang tidak sesuai pengalamannya. Pertama-tama, dalam pengakuan penumpang yang bersangkutan, WNA tersebut tidak turun di Madiun. Justru yang bersangkutanlah yang turun di Madiun. Selain itu, menurut penumpang yang bersangkutan, WNA tersebut sudah menduduki kursinya dari sebelum Stasiun Solo Balapan.

Yang kedua, penumpang yang bersangkutan telah melaporkan secara privat ke KAI 121. Dalam pesan balasannya, pihak KAI mengatakan kondektur tersebut menghampiri WNA tersebut mengeluhkan gangguan AC. Penumpang yang bersangkutan mempertanyakan mengapa kemudian KAI memindahkan penumpang ke kursi yang sudah ada isinya.

Ia juga mengatakan sesungguhnya kondektur tersebut cukup fasih dalam berbahasa Inggris. Penumpang yang bersangkutan meminta bantuan kepada kondektur karena ia takut salah berbicara jika ia menegur langsung WNA tersebut. Akan tetapi, ia merasa kondektur tersebut kemudian tidak mengampiri ataupun berkomunikasi denganya. Sehingga ia pun mengutarakan kekecewaan terhadap pelayanan kondektur tersebut. (RED/IHF)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

6 komentar pada “Viral Kursi Diduduki WNA, Berikut Tanggapan KAI dan Penumpang

  • Ramya

    selalu dan selalu jawabannya “mohon maaf atas ketidak nyamanan ya”….g ada jawaban lain dan solusinya…..👎🏽👎🏽

    Balas
  • Adam

    Pihak KAI yg memberikan nomor tempat duduk tiap penumpang harusnya pihak KAI yg memastikan tiap penumpang duduk di kursi sesuai nomor yg diberikan oleh pihak KAI, para petugas yg ada di dalam kereta adalah pihak yg wajib menjaga ketertiban di dalam kereta.

    Balas
  • Achmad Rafieq

    Akhirnya penumpang yang disalahkan dgn himbauan agar mentaati aguran tempat duduk. Permohonan maaf yg tidak tulus dan tampak seperti melepas tanggung jawab. 1 jam bukan waktu yg singkat, penumpang pzntas dapat kompensasi, meski hanya sekotak coklat.

    Balas
  • Mochamad Djum

    Kalo udah menghadapi orang asing, jiper duluan… padahal mah salah. Pribumi yg harus tetap di suruh mengalah.
    Faktanya memang seperti itu.

    Balas
  • Sean Jseph

    How’s the train conductor prioritized the wrong seat occupant w/out any official rules from KAI? The conductor had to place them into dining car if he or she faced cold temp! Poor coordination 👎

    Balas
  • Pingback: KAI Buka Rekrutmen Management Trainee, Syaratnya Tuai Protes Pecinta Kereta Api - Railway Enthusiast Digest

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×