Gubenur Papua Temui Dirut KAI Bahas Rencana Jalur KA Papua

REDigest.web.id, 17/4 – Gubenur Papua Matius D. Fakhiri melakukan pertemuan dengan Dirut KAI Bobby Rasyidin di Gedung Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat pada Rabu (15/4) kemarin. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas rencana pembangunan jalur kereta api di Provinsi Papua.
Dikutip dari rilis Pemprov Papua, nantinya tim ahli dari KAI dan Pemprov Papua akan melakukan survei jelang pembangunan jalur serta trasenya. Gubenur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan survei akan mulai dilakukan pada akhir April.
Fakhiri mengatakan tahapan survei ini penting untuk memastikan kelayakan trase jalur serta potensi pasar dari rute yang dikembangkan. Rute pertama yang akan dibangun rencananya menghubungkan Kota Jayapura dengan ibukota Kabupaten Jayapura, Sentani, sejauh 24,9 kilometer.
Rute ini sempat akan dibangun pada 2016 untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada 2020. Namun pembangunannya tertunda akibat sejumlah faktor.
Dirut KAI Bobby Rasyidin seperti dikutip dari Medcom.id menyambut baik rencana pembangunan jalur KA di Papua ini. Dirinya berharap kehadiran kereta api di Papua dapat memperlancar angkutan barang dan jasa serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Papua.
Dari data trase jalur DJKA, di Pulau Papua sendiri terdapat 21 kilometer jalur kereta api. Hanya saja jalur ini berada di area pertambangan Freeport di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.
Jauh sebelum jalur KA dibangun di tambang Freeport, Belanda juga pernah membangun jalur kereta api di Merauke atau lebih tepatnya di Kumbe di mana jalur ini membentang sejauh 12 kilometer dari pedalaman hingga daerah pesisir.
Dikutip dari Industriespoor, jalur ini memiliki lebar sepur 700 mm dan digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang. Jalur ini sendiri dibangun untuk menunjang proyek pertanian di Papua.(RED/BTS)


