Beginilah Rencana Jangka Menengah Tokyo Metro Hingga 2021

Desain dari Tokyo Metro 18000. Selain KRL seri baru ini, Tokyo Metro juga mempunyai berbagai rencana jangka menengah lainnya | Foto: Tokyo Metro via Railjournal

[11/11] Selain rencana produksi Tokyo Metro Seri 17000 dan 18000, perusahaan kereta api ini juga telah mempunyai sejumlah rencana jangka menengah untuk 2021. Rencana yang disebut Tokyo Metro Plan 2021 ini mencakup peningkatan kualitas di beberapa aspek.

Dilansir dari situs resmi Tokyo Metro dan Tetsudo-Ch pada awal 2019 kemarin, terdapat tiga poin utama dari rencana ini. Yaitu “Providing Relief” atau “Memberi Ketenangan”, “Realization of Sustainable Growth” atau “Pertumbuhan berkelanjutan”, dan terakhir “Co-Creation of the Charm and Vitality of Tokyo” atau “Bersama menciptakan daya tarik dan vitalitas Tokyo”.

“Providing Relief”

Poin pertama membahas bagaimana Tokyo Metro dapat memberikan ketenangan bagi pengguna jasanya. Dengan prinsip “Keselamatan = Keselamatan + Pelayanan”, pihak Tokyo Metro mengupayakan suatu layanan berkelas dunia yang aman dan andal.

Titik fokus pertama dari poin ini adalah peningkatan persiapan menghadapi bencana alam baik gempa bumi, banjir, ataupun mati listrik. Persiapan ini dilakukan dengan memperkuat tiang jembatan, peningkatan pada sistem penghalang banjir di pintu masuk stasiun, dan sumber daya listrik cadangan saat terjadi gangguan.

Titik fokus kedua dari poin ini adalah keamanan dan keselamatan di peron. Tokyo Metro berencana menambah platform screen doors pada Jalur Ginza, Hibiya, Tozai, Chiyoda, dan Hanzomon. Pada akhir 2018, persentase pemasangan di kesemua jalur tersebut telah mencapai 67% dan ditargetkan pada tahun 2021 mencapai 86%.

Titik fokus ketiga adalah produksi KRL baru. Selain Seri 17000 dan 18000 yang akan diperkenalkan pada Jalur Yurakucho dan Hanzomon masing-masing tahun 2020 dan 2021, juga terdapat KRL Seri 2000 dan 13000 yang telah beroperasi. KRL Seri 2000 ditargetkan seluruhnya jadi pada tahun fiskal 2023, sedang KRL Seri 13000 ditargetkan seluruhnya jadi pada tahun fiskal 2020 mendatang. KRL generasi baru ini memiliki berbagai keunggulan dibanding pendahulunya, yaitu lebih efisien, aman, dan nyaman.

Tidak hanya itu, juga terdapat peningkatan keamanan pada seluruh sistem. Salah satunya dengan penambahan kamera CCTV dan peningkatan keamanan siber.

“Realization of Sustainable Growth”

Poin kedua membahas bagaimana Tokyo Metro mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pihaknya berupaya mewujudkan ini dengan pengembangan teknologi baru untuk peningkatan pendapatan.

Titik fokus pertama dari poin ini adalah dengan peningkatan sistem pembayaran cashless. Salah satunya dengan pemesanan lewat aplikasi “Tokyo Subway Ticket”. Setelah dilakukan pemesanan ini, akan keluar kode QR yang kemudian bisa digunakan untuk masuk ke sistem Tokyo Metro. Direncanakan sistem ini akan aktif pada tahun fiskal 2019 ini.

Titik fokus kedua dari poin ini adalah dengan memanfaatkan potensi-potensi bisnis lain. Selain menjaring wisatawan baik lokal dan lansia dengan membentuk paket perjalanan khusus, Tokyo Metro juga berencana melebarkan sayap. Salah satunya adalah berbisnis di bidang periklanan, real estate, dan kerjasama internasional.

“Co-Creation of the Charm and Vitality of Tokyo”

Poin ketiga membahas bagaimana Tokyo Metro bisa berkontribusi ke pengembangan Kota Tokyo dan sukses Olimpiade 2020. Pihaknya berupaya mewujudkan ini dengan bersama komunitas menciptakan daya tarik dan vitalitas pada Tokyo.

Titik fokus pertama adalah dengan “Tokyo Metro x STORY”. Di kesemua 179 stasiun di lintas Tokyo Metro, terdapat “Traveling Talk” yang menceritakan tentang daya tarik dan kisah dari Kota Tokyo. Tokyo Metro juga ingin berkontribusi terhadap pengembangan wilayah dengan menjalin kerjasama dengan pemerintahan dan wilayah perbelanjaan setempat.

Titik fokus kedua adalah dengan pengembangan Stasiun Toranomon di Jalur Ginza, dan Toranomon Hills di Jalur Hibiya. Selain Toranomon Hills, Tokyo Metro juga berencana untuk bekerjasama dengan pihak-pihak pengembang lain, dan berkontribusi untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah Tokyo.

Tokyo Metro juga berkeinginan untuk menciptakan nilai-nilai dengan menggabungkan kemampuan manajemen oleh Tokyo Metro dan ide-ide serta teknologi eksternal. (RED/IHF)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: