Royal Railway Hentikan Operasional KA Bandara Phnom Penh

KRD Bandara Phnom Penh semasa masih beroperasi
KRD Bandara Phnom Penh semasa masih beroperasi | Foto: Andi 9876, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

[5/12] Perusahaan kereta api nasional Kamboja, Royal Railway, secara resmi menghentikan operasional KA Bandara Phnom Penh secara permanen. Penghentian operasional KA Bandara Phnom Penh sebenarnya sudah dilakukan sejak Juli lalu.

Seperti dilansir dari Khmernews, pada Juli lalu Menteri Transportasi Sun Chantol mengatakan pihaknya menghentikan sementara layanan KA Bandara Phnom Penh karena sepi penumpang akibat dihentikannya penerbangan komersil sebagai dampak pandemi COVID-19.

Namun yang terjadi justru layanan KA Bandara dihentikan secara permanen. Seperti dilansir dari Rail Travel Station, dari foto yang diunggah oleh fanpage ABC Radio Cambodia 107,5 FM memperlihatkan salah satu seksi jalur rel KA Bandara Phnom Penh yang ada di jalan 105K Street dicor dengan beton.

Tak ada jalur rel yang tersisa karena rel ditimbun dengan beton yang menguatkan jalur ini ditutup secara permanen. Belum diketahui bagaimana nasib KRD buatan Meksiko yang digunakan sebagai sarana KA Bandara Phnom Penh.

KA Bandara Phnom Penh pertama kali beroperasi pada 10 April 2018. Pada awal operasionalnya, KA bandara ini beroperasi menggunakan satu unit kereta yang ditarik TMC. Pada November 2018, KRD dengan seri DMU AS1000 buatan Meksiko tiba di Kamboja yang kemudian dioperasikan sebagai sarana KA Bandara Phnom Penh hingga akhir operasionalnya. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: