Kabar Gembira! Stasiun Palur akan Melayani KRL Awal Juli 2022

Ilustrasi: Rangkaian KRL SLO9+32 sedang uji coba di Stasiun Palur | Foto: Joscha Alverano

REDigest.web.id, 27/5 – Di tengah hiruk-pikuk perkembangan KRL Jabodetabek, ada kabar gembira yang juga tiba dari KRL Yogyakarta-Solo (secara resmi bernama Lin Yogyakarta). Pasalnya operasional KRL mencapai Stasiun Palur semakin mendekati kenyataan.

Melansir dari Kompas, saat ini progres elektrifikasi lintas Yogyakarta-Palur telah mencapai 84,33%, rencananya KRL sampai Palur sendiri akan beroperasi mulai Juli 2022. Hal ini agak terlambat dari rencana awal yang menargetkan KRL bisa sampai Palur sebelum lebaran. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan elektrifikasi antara Solo Balapan-Palur via Solo Jebres sudah bermulai sejak 2020 silam. Ia mengatakan proyek ini merupakan bagian dari pengembangan transportasi wilayah aglomerasi Yogyakarta-Solo.

Budi juga menyebutkan peminat KRL Lin Yogyakarta saat ini meningkat lebih dari 50 persen di masa angkutan lebaran. Sedang selama setahun sejak beroperasi hingga Maret 2022, KRL Lin Yogyakarta telah mengangkut 2,2 juga pengguna. Selain Menteri Perhubungan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga menyambut baik perpanjangan KRL ini. Ia berharap pengguna dan trafik KRL dapat meningkat.

Sebagai informasi, lelang perpanjangan elektrifikasi KRL ke Solo Jebres telah tampak di LPSE sejak awal 2021 silam. Belakangan proyek perpanjangan elektrifikasi untuk KRL ini kemudian terus berlanjut ke Stasiun Palur hingga tahun 2022 ini. Stasiun Palur sendiri juga bukan nama yang asing bagi KA Prambanan Ekspres di masa silam karena layanan KA ini pernah beroperasi sampai sejauh Stasiun Palur.

Selain itu, KAI Commuter selaku operator juga mengadakan survei untuk mengetahui minat calon pengguna KRL Lin Yogyakarta hingga Palur ini. Dalam survei ini KAI Commuter menanyakan stasiun asal dan tujuan pengguna, serta bagaimana jika nantinya KRL sudah sampai Palur, stasiun manakah di antara Solo Jebres dan Palur yang akan pengguna jadikan titik keberangkatan.

Untuk mengakses survei, pembaca dapat mengklik tautan ini(RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: