Belasan Rangkaian KRL Alami Pemotongan Formasi Jadi SF8, Ini Rinciannya

krl pemotongan formasi sf8
Rangkaian KRL BOO67, satu di antara banyak rangkaian KRL yang mengalami perpendekan stamformasi dari 10 kereta (SF10) menjadi 8 kereta (SF8) | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 13/7 – Para pembaca pengguna KRL Commuter Line akhir-akhir ini mungkin sedang menyaksikan fenomena yang mengherankan. Pasalnya saat ini tampak rangkaian KRL stamformasi 8 kereta (SF8) jumlahnya menjadi lebih banyak di Lin Bogor akibat dari pemotongan formasi KRL.

Hal ini menyebabkan sejumlah keluhan di media sosial di mana Lin Bogor terkadang mendapat rangkaian KRL SF8 berturut-turut di jam kerja. Bahkan Lin Bekasi pun mendapat KRL SF8 di luar jam feeder.

14 Rangkaian KRL Mengalami Pemotongan Formasi Sementara Menjadi SF8

krl pemotongan formasi sf8
Rangkaian 6130F dengan stamformasi 8 kereta di Stasiun Duren Kalibata, 2020. Hampir dua tahun lamanya rangkaian ini belum kembali ke stamformasi 10 kereta. | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Usut punya usut, ternyata hal ini terjadi akibat sejumlah rangkaian KRL mengalami perpendekan akibat berbagai sebab. Tercatat sebanyak 14 rangkaian KRL baik SF10 maupun SF12 saat ini sedang beroperasi atau tidak beroperasi dengan formasi SF8 hasil pemotongan formasi.

Melihat dari data di tabel oleh GM-MarKA, sebagian besar rangkaian mendapat pemotongan akibat proses perbaikan roda. Sementara ada juga rangkaian yang mengalami pemendekan akibat proses perbaikan kelistrikan. Sejak 12 Juli kemarin, rangkaian 8618F pun menambah daftar rangkaian yang mengalami pemendekan menjadi SF8.

Bahkan dalam tabel buatan salah satu anggota Tim REDaksi di bawah, juga terdapat rangkaian yang harus tukar-menukar kereta. Sebut saja BOO72 dan BOO73, serta BOO128 dan BOO142. Pada rangkaian BOO73 terdapat kereta motor bernomor M205-88 dan M’204-88 dari rangkaian BOO72. Rangkaian BOO73 sendiri sedang tidak beroperasi dengan stamformasi 7 kereta. Sedangkan rangkaian BOO128 bertukar kereta enam pintu dengan BOO142. Dalam kasus ini, kereta T’204-10 dari BOO128 bertukar dengan kereta T’204-40 dari BOO142.

Selain rangkaian KRL dengan formasi SF8 sementara hasil pemotongan formasi tersebut, terdapat juga 4 rangkaian KRL dengan formasi sementara SF10 hasil pemotongan formasi. Keempat rangkaian tersebut aslinya merupakan rangkaian KRL SF12 dengan masalah perbaikan roda. Satu rangkaian lainnya, BOO142 beroperasi dengan formasi sementara SF10 hasil penukaran unit kereta dengan rangkaian BOO128. Rangkaian ini aslinya merupakan rangkaian SF10.

Terdapat pula rangkaian 6130F yang sudah beroperasi dengan formasi sementara SF8 sejak November 2020. Rangkaian ini sebelumnya mengalami anjlok pada Oktober 2020 lalu saat berangkat dari Stasiun Kampung Bandan menuju Stasiun Jakarta Kota. Hampir dua tahun kemudian, perbaikan pada dua kereta rangkaian 6130F yang anjlok sama sekali belum berlangsung.

Ada Juga Rangkaian KRL yang Tidak Beroperasi

Rangkaian 6119F yang sedang terdiam di Depo Depok sejak Mei 2022 | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Selain rangkaian BOO73 yang sedang tidak beroperasi dengan stamformasi 7 kereta, tercatat juga sejumlah KRL tidak beroperasi dalam waktu cukup lama. Rangkaian yang sudah cukup lama menghilang dari jalur utama untuk sementara waktu di antaranya adalah 6101F, 6118F, 6119F, 6129F, 6131F, dan 8604F. Sedang yang terbaru adalah rangkaian 05-102F yang kemarin malam baru saja mengalami gangguan traksi.

Mayoritas dari rangkaian yang tidak beroperasi di luar program perawatan 24 bulanan (P24) dan 48 bulanan (P48) ini adalah KRL eks Tokyo Metro. Seperti halnya pada KRL yang mengalami pemotongan formasi, KRL-KRL eks Tokyo Metro ini utamanya juga mengalami masalah perbaikan roda yang tak kunjung selesai.

Namun, terdapat juga masalah lain selain masalah roda. Misalnya rangkaian KRL tersebut membutuhkan penggantian pegas suspensi namun pengerjaannya terhambat. Ramainya antrean untuk perbaikan ataupun belum datangnya suku cadang dari pabrikan menjadi sebab utama terhambatnya pengerjaan perbaikan rangkaian KRL.

KRL seri 05 rangkaian 05-102F pada Selasa (12/7) siang, yang pada malam harinya mengalami gangguan traksi saat berjalan sebagai KA 6072 di Stasiun Manggarai | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

Sementara itu rangkaian 8604F tidak beroperasi karena perbaikan kelistrikan. Belum ada informasi kapan rangkaian-rangkaian ini akan kembali beroperasi. Namun kekurangan rangkaian ini ditambah dengan banyaknya pemendekan stamformasi membuat pelayanan KRL Commuter Line terdampak secara negatif. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: