Lewat Jalan Tol, Ini Rute Pengiriman Rangkaian Kereta Cepat KCIC

pengiriman rangkaian kereta cepat
Kereta pertama dari rangkaian kereta cepat saat turun dari kapal MV Da Hua, Jumat (2/9) | Foto: Satoshi Takagi

REDigest.web.id, 3/9 – Rangkaian kereta cepat KCIC400AF milik KCIC akan bertolak ke Bandung dari Jakarta mulai Senin (5/9). Rencananya, pengiriman rangkaian kereta cepat dari Jakarta ke Bandung akan berlangsung melewati tiga ruas jalan tol.

Dari Pelabuhan Tanjung Priok, truk pengangkut kereta cepat akan masuk ke Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Di interchange Cikunir, truk pengangkut kereta cepat akan berbelok ke kiri dan memasuki ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dalam pengiriman lokomotif DF4B dari Tanjung Priok ke Tegalluar, truk pengangkut lokomotif tersebut singgah di tempat istirahat KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Namun, belum ada informasi bila truk pengangkut kereta cepat juga akan singgah di tempat istirahat tersebut.

Kereta pertama rangkaian kereta cepat KCIC400AF saat keluar dari kapal MV Da Hua, Jumat (2/9) | Foto: Satoshi Takagi

Setelah itu, truk pengangkut akan keluar dari Tol Jakarta-Cikampek di interchange Kalihurip, Cikampek. Truk kemudian akan berbelok ke selatan dan langsung memasuki ruas Jalan Tol Purbaleunyi lewat Gerbang Tol Kalihurip Utama 2.

Di ruas Jalan Tol Purbaleunyi arah Cileunyi, terdapat dua tempat istirahat di KM 72 dan 88. Namun belum ada informasi juga bila truk pengangkut kereta cepat akan singgah di salah satu tempat istirahat ini. Truk pengangkut kereta cepat akan berputar arah di Gerbang Tol Cileunyi, dan kemudian keluar dari tol pada akses khusus truk KCIC menuju Depo Kereta Cepat Tegalluar.

Pengiriman kereta cepat ke Bandung banyak istirahat

Mengingat waktu truk pengangkut berjalan hanya pada Senin-Kamis antara pukul 22.00-05.00, besar kemungkinan truk akan singgah di beberapa tempat istirahat sepanjang Jakarta hingga Bandung. Hal tersebut untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasa terjadi. Sehingga pengiriman kereta cepat tidak akan mengganggu lalu lintas. Selain itu, truk pengangkut kereta cepat hanya boleh berjalan dengan kecepatan maksimum 30 km/jam.

Proses pengiriman akan berlangsung selama dua minggu. Dalam satu hari, hanya akan ada tiga truk pengangkut yang boleh berjalan di rute pengiriman. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: