Jadi Vintage Kedua di Jawa, Ini Progres Pengecatan Lokomotif CC2018334

vintage kedua
Ilustrasi: Lokomotif CC2018331 milik Depo Semarang Poncol dengan lokomotif CC2061355 milik Depo Cipinang di Stasiun Kampung Bandan. Untuk menemani lokomotif ini dalam bertugas, Depo Semarang Poncol sedang mengecat lokomotif CC2018334 menggunakan vintage livery. | Foto: Deni Andriansyah

REDigest.web.id, 21/11 – Jumlah lokomotif vintage livery di Pulau Jawa akhirnya bertambah. Lokomotif CC2018334 menjadi lokomotif vintage livery kedua di Pulau Jawa sekaligus menjadi lokomotif jalur utama dengan vintage livery kedua milik Depo Semarang Poncol. Saat ini, lokomotif tersebut masih dalam proses pengecatan di Depo Semarang Poncol.

Kanal YouTube “sedulur selawase” mengunggah tiga video proses pengecatan lokomotif ini menjadi vintage livery. Video pertama dengan durasi 1 menit 20 detik menampilkan tahap awal proses pengecatan livery lokomotif CC2018334. Sedangkan pada video kedua dan ketiga, tampak pengecatan livery lokomotif ini sudah menuju tahap akhir.

Menurut informasi yang Tim REDaksi peroleh, pengecatan vintage livery pada lokomotif ini merupakan inisiatif dari Depo Semarang Poncol. Lokomotif ini akan mendampingi CC2018331 yang sebelumnya sudah menggunakan vintage livery dalam bertugas. CC2018334, yang memiliki nomor lama CC20172, sebelumnya telah menjalani perawatan akhir 72 bulanan di Balai Yasa Yogyakarta pada Maret 2021 lalu.

Lokomotif CC2018334 merupakan lokomotif terakhir dari CC201 kelompok produksi 1983. Menurut The Diesel Shop, lokomotif produksi General Electric berjenis U18C ini memiliki nomor seri 44130 dengan builder date Maret 1983. Lokomotif CC201 produksi 1983 terdiri dari 34 unit dengan nomor CC20139 (kini CC2018301) hingga CC20172 (kini CC2018334). Lokomotif CC201 produksi 1983 tidak datang sendiri, namun datang bersama 48 unit lokomotif BB203 dengan nomor BB20312 hingga BB20359, yang keseluruhannya juga sudah dimodifikasi menjadi CC201. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: