[OPINI] 77 Tahun KAI: Teruslah Bangkit, Teruslah Lebih Cepat, Teruslah Lebih Baik

KA Argo Sindoro Tambahan dengan lokomotif CC206 berstiker HUT KAI ke-77 tahun | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id – Sesuai dengan tradisi tahunan dari Tim REDaksi, setiap ulang tahun KAI akan selalu ada opini dan evaluasi perjalanan KAI selama setahun ini. Sebagai perusahaan jasa, tentu saja setiap perjalanannya akan selalu ada peningkatan dan perbaikan yang harus berlangsung.

Pada ulang tahun ke-77nya, KAI mengusung tema “Bangkit Lebih Cepat, Melayani Lebih Baik”. Hal ini menurut Tim REDaksi sesuai dengan apa yang KAI lakukan selama dari tahun 2021 hingga tahun 2022. Sebut saja dengan peningkatan layanan terutama di kereta kelas eksekutif, dan peningkatan kecepatan. Selain itu, dengan keadaan pandemi yang syukurnya terkendali saat ini, KAI juga dapat bergerak bangkit dari keterpurukan yang mendera di saat puncak pandemi.

KAI juga telah melakukan sejumlah inovasi pelayanan terhadap masyarakat yang sebelumnya belum ada. Di antaranya adalah inovasi konsep layanan Hype Trip, dan Open House kunjungan balai yasa. Konsep layanan Hype Trip membawa angin segar bagi KAI yang memang ingin menggaet milenial. Sedangkan Open House kunjungan balai yasa berhasil memperkenalkan proses perawatan KA ke khalayak luas.

Meski demikian, sebagai manusia tentu akan selalu ada ketidaksempurnaan yang masih harus mendapat perbaikan. Di tahun 2022, KAI mendapat sorotan tajam karena fasilitas kereta kelas ekonomi yang dinilai tidak sepadan dengan harganya, apalagi dengan moda pesaingnya. Sorotan ini pun juga kemudian menimpa kereta eksekutif tambahan KAI yang fasilitasnya juga tidak standar.

Selain itu, KAI Commuter yang saat ini telah sukses berekspansi di berbagai wilayah mendapat kritik karena melakukan efisiensi yang sebagian pengguna nilai salah sasaran. Di antaranya adalah dengan pewajiban pembelian tiket kereta lokal dengan KAI Access di sejumlah stasiun, termasuk KA Lokal Walahar yang sesungguhnya terintegrasi dengan KRL Commuter Line. Hal ini berkebalikan dengan rencana pelaksanaan E-Ticketing untuk KA Lokal Prambanan Ekspres yang terintegrasi KRL Lin Yogyakarta.

Bagaimana saja detail dari opini Tim REDaksi? Silakan terus membaca artikel ini.

Daftar Isi:

  1. Pembuka
  2. Konsistensi Fasilitas
  3. Aksesibilitas Tiket KA Lokal
  4. Kesuksesan Open House dan Preservasi
  5. Makin Serius Menggaet Pasar Milenial
  6. Isu Integrasi Trans Semarang di Stasiun Tawang

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Pages ( 1 of 6 ): 1 23456Berikutnya »

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: