Ini Sensasi Naik KRL 95 km/jam di Lin Cikarang

krl 95 lin cikarang
KRL seri 205 rangkaian DP5 melayani Lin Cikarang | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

REDigest.web.id – Sejak 28 Mei 2022 lalu bersamaan dengan berlangsungnya switch over ke-5 (SO5) Stasiun Manggarai, KRL di Lin Cikarang dapat melaju hingga 95 km/jam. Sebelumnya, KRL Commuter Line di lin manapun di wilayah Jabodetabek hanya beroperasi pada kecepatan maksimum 70 km/jam.

Peningkatan kecepatan KRL di Lin Cikarang bukanlah tanpa alasan. Sejak 24 September 2021, beberapa KA jarak jauh yang melewati ruas Jatinegara-Cikampek beroperasi dengan kecepatan maksimum 115 km/jam. Bila KRL tetap beroperasi dengan kecepatan maksimum 70 km/jam, maka akan berpotensi mengganggu perjalanan KA jarak jauh di antara Jatinegara-Cikarang.

Sebelum KRL beroperasi dengan kecepatan maksimum 95 km/jam di Lin Cikarang, KAI Commuter telah dua kali melakukan uji coba pada 28 Januari 2022 dini hari dan pada 3 Februari 2022 siang hari. Pada uji coba pertama, kecepatan maksimum KRL adalah 100 km/jam, sedangkan pada uji coba kedua hanya 90 km/jam.

Naiknya kecepatan maksimum KRL di Lin Cikarang tentu berdampak pada suara traksi dari KRL yang beroperasi di lin tersebut. Bila pada kecepatan 70 km/jam suara traksi tidak terlalu nyaring, pada kecepatan 95 km/jam suara traksi terdengar sangat nyaring. Terlebih jika pembaca kebetulan menaiki KRL seri 203, KRL seri 205 propulsi rheostatik, dan KRL seri 8000 maupun 8500.

Sementara itu KRL seri 205 propulsi VVVF juga bersuara lebih nyaring walaupun tak senyaring propulsi rheostatik. Sayangnya, penulis belum berkesempatan untuk mencoba KRL seri 6000 propulsi VVVF di lin ini. Sebabnya KRL seri 6000 propulsi VVVF menjadi jarang beroperasi di Lin Cikarang setelah peningkatan kecepatan berlaku. Walau demikian, rangkaian 6129F tercatat pernah beroperasi di lin ini setelah peningkatan kecepatan berlaku.

Bagi pembaca yang kebetulan menyukai raungan suara traksi KRL, Lin Cikarang kini telah menjadi surga untuk anda. Bagaimana tidak, dengan meningkatnya kecepatan KRL berbanding lurus juga dengan bertambah nyaringnya suara traksi KRL. Anda tentu akan sangat menikmati raungan motor traksi MT61 pada KRL seri 205 propulsi rheostatik. Tak kalah menarik, suara motor traksi KRL seri 8000 dan 8500 juga begitu nyaring dan sangat memanjakan telinga.

Menikmati raungan motor traksi KRL di kecepatan 95 km/jam di Lin Cikarang

KRL seri 205 rangkaian BOO61 melayani Lin Cikarang saat masih mengakhiri perjalanan di Stasiun Jakarta Kota. Motor traksi MT61 pada KRL seri 205 propulsi rheostatik berbunyi nyaring saat beroperasi pada kecepatan 95 km/jam. | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

Ada beberapa ruas di Lin Cikarang antara Jatinegara-Cikarang di mana pembaca dapat menikmati suara traksi KRL yang sedang mengebut. Ruas-ruas ini haruslah memiliki jarak yang cukup panjang, dan juga bebas dari keberadaan wesel yang dapat menurunkan kecepatan KRL.

Ruas pertama adalah Jatinegara-Klender. Keluar Stasiun Jatinegara ke timur dan sebaliknya masuk Stasiun Jatinegara ke arah barat, KRL akan melewati beberapa wesel sehingga masinis mungkin akan menurunkan kecepatan KRL. Untuk KRL dari arah barat ke timur, terkadang baru akan full throttle di area Depo Cipinang dan kemudian mengebut sampai menjelang masuk Stasiun Klender.

Ruas Klender-Buaran juga cukup untuk KRL mencapai kecepatan 95 km/jam. Namun ruas ini lebih pendek, sama halnya dengan ruas Buaran-Klender Baru dan Klender Baru-Cakung. Selain itu, pada ruas Klender Baru-Cakung juga terdapat wesel menjelang masuk Stasiun Cakung.

Sedangkan ruas Cakung-Kranji memiliki jarak yang cukup jauh. KRL dari kedua arah dapat mencapai kecepatan 95 km/jam untuk waktu yang cukup lama sepanjang ruas ini. Sehingga ruas ini beserta ruas Jatinegara-Klender menjadi ruas terbaik antara Jatinegara-Bekasi untuk mendengar atau merekam suara traksi KRL.

Ruas Kranji-Bekasi juga cukup jauh dan ideal. Namun bila pembaca kebetulan berasal dari arah barat dan menaiki KRL tujuan akhir Bekasi, maka KRL akan mengerem lebih awal ketimbang bila menaiki KRL tujuan akhir Cikarang. Tentunya hal ini karena KRL tujuan akhir Bekasi akan memasuki jalur 4 atau 7 di Stasiun Bekasi. Sedangkan KRL tujuan Cikarang akan memasuki jalur 6 bila tidak terkena penyusulan oleh KA jarak jauh.

Berikutnya adalah ruas Bekasi Timur-Tambun, Cibitung-Metland Telaga Murni, dan Metland Telaga Murni-Cikarang. Untuk ruas Tambun-Cibitung memiliki jarak cukup pendek layaknya Klender-Buaran. Namun untuk ruas Bekasi Timur-Tambun, bila pembaca datang dari arah barat maka KRL akan mengerem lebih awal karena KRL akan memasuki jalur 1 di Stasiun Tambun. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

One thought on “Ini Sensasi Naik KRL 95 km/jam di Lin Cikarang

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: