[OPINI] 76 Tahun KAI: Bagaimanakah KAI Bergerak di Tengah Pandemi?

Promo Tes KA Jarak Jauh

Ilustrasi tes cepat antigen
Ilustrasi tes cepat antigen di stasiun | Foto: Viva

Sejak awal pandemi, tes COVID-19 menjadi bagian tidak terpisahkan dari syarat naik KA jarak jauh. Dahulu pun sempat berlaku tes GeNose C19, namun sejak penerapan PPKM darurat, tes ini tidak lagi berlaku. Moda transportasi KA saat ini tersedia pilihan tes cepat antigen yang berlaku 1×24 jam, atau tes RT-PCR yang berlaku 2×24 jam.

Tarif tes cepat antigen yang saat ini dibanderol sebesar Rp 85.000,- yang kini telah turun menjadi Rp 45.000,- mungkin terdengar lebih murah dari tarif tes serupa di fasilitas klinik ataupun untuk naik pesawat. Namun bagi sebagian kalangan, kewajiban tes ini masih memberatkan dari segi biaya.

Menurut Tim REDaksi, KAI mungkin dapat melihat langkah maskapai penerbangan yang memberikan sejumlah promo. Maskapai Garuda Indonesia misalnya memberikan promo tes PCR dan antigen seharga 1 Rupiah bersama Siloam Hospital bagi penumpang terpilih. Sementara Citilink bersama Traveloka mengadakan promo tes PCR dan antigen gratis selama September 2021.

Mekanisme promo ini juga dapat diatur, apakah mengikuti skema Garuda Indonesia yang memilih penumpang yang beruntung, ataupun skema Citilink yang menerapkan kuota per hari (200 untuk PCR dan 50 untuk antigen).

KAI juga dapat memberikan opsi pemesanan layanan tes antigen dengan bundling harga ke harga tiket. Sehingga pada saat calon penumpang membeli tiket KA, harga yang dibayarkan sudah termasuk harga layanan tes antigen yang telah dipesan. Langkah serupa dulu pernah diterapkan KAI saat GeNose C19 masih berlaku dengan adanya layanan pemesanan GeNose via KAI Access.

Tim REDaksi berharap jika langkah ini dilakukan, masyarakat dapat kembali tertarik untuk menggunakan angkutan KA. Tentu saja, protokol kesehatan di atas KAI pun juga harus dapat tetap dijaga.

Halaman Selanjutnya: Rencana Pengambilalihan Operasional KAI Bandara oleh KAI Commuter
Halaman Sebelumnya: Mungkinkah Vaksinasi KAI dengan RailClinic?

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Pages ( 5 of 7 ): « Sebelumnya1234 5 67Berikutnya »

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: