Gunakan “Vintage Livery”, Lokomotif CC2018331 Keluar Balai Yasa Yogyakarta

cc2018331 vintage livery
Lokomotif CC2018331 keluar dari Balai Yasa Yogyakarta untuk uji coba | Foto: Ahmad Syarif Hidayatullah

[23/2] Lokomotif CC2018331 milik Depo Semarang Poncol keluar dari Balai Yasa Yogyakarta untuk uji coba setelah menjalani perawatan 72 bulanan (P72). Namun, lokomotif ini tampil berbeda dari lokomotif lainnya. Lokomotif CC2018331 menjadi lokomotif CC201 pertama yang menggunakan vintage livery.

Lokomotif dengan nomor lama CC20169 ini kembali menggunakan livery krem-hijau yang digunakan pada masa Djawatan Kereta Api (DKA) hingga Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) antara tahun 1953-1992. Tentunya lokomotif dengan nomor seri pabrik 44127 yang dibuat pada Maret 1983 ini mengawali karir dengan menggunakan livery krem-hijau.

Lokomotif CC2018331 Short hood
Penampakan lokomotif CC2018331 sisi short hood… | Foto: Raynaldi Armanda Putra Wilyadi
Lokomotif cc2018331 long hood
… Dan sisi long hood lokomotif CC2018331 | Foto: Raynaldi Armanda Putra Wilyadi

Penggunaan livery ini sekaligus menandakan kembalinya livery krem-hijau di operasional jalur utama setelah bertahun-tahun. Sebelumnya, livery krem-hijau kebanyakan hanya digunakan pada lokomotif-lokomotif tua milik PT Kereta Api Indonesia (KAI, persero) yang hanya digunakan untuk operasional jarak pendek atau langsir. Ini merupakan kali pertama livery krem-hijau kembali diterapkan sebagai vintage livery pada lokomotif yang digunakan untuk operasional jarak jauh di jalur utama.

Lokomotif CC2018331 berjalan ujung panjang saat uji coba dengan berjalan traksi ganda dengan KA 284 Kahuripan yang ditarik lokomotif CC2040303 | Foto: Wibisono Wisnu Wardana

Dari informasi yang Tim REDaksi kumpulkan, penggunaan vintage livery krem-hijau pada lokomotif CC201 merupakan usulan dari dua komunitas pecinta kereta api kepada KAI. Kedua komunitas tersebut adalah Semboyan Satoe Community (SSC) dan Indonesian Railway Preservation Society (IRPS). Komunitas yang disebutkan kedua merupakan komunitas yang sudah lama malang-melintang di bidang preservasi kereta api. Beberapa di antaranya seperti preservasi lokomotif CC200 dan preservasi lokomotif ESS 3200 “Bon-bon”.

Lokomotif ini diujicobakan dengan berjalan traksi ganda dengan KA 284 Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar dari Stasiun Lempuyangan ke Stasiun Purwosari. Dari Lempuyangan, lokomotif ini memimpin rangkaian KA Kahuripan dengan berjalan ujung panjang (long hood) menuju Purwosari.

lokomotif cc2018331 traksi ganda kahuripan
Lokomotif CC2018331 saat traksi ganda dengan CC2040303 yang menarik KA 284 Kahuripan dari samping | Foto: Zuhair Rafi Al-Fattah

Walau satu lokomotif sudah menggunakan vintage livery, namun belum diketahui jumlah total lokomotif yang akan menggunakan livery tersebut. Belum diketahui juga apakah livery ini juga akan diterapkan ke lokomotif selain CC201 atau juga akan diterapkan pada lokomotif di Pulau Sumatera. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

2 thoughts on “Gunakan “Vintage Livery”, Lokomotif CC2018331 Keluar Balai Yasa Yogyakarta

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: